Seminar Nasional: Mahasiswa dan SDGs – Aksi Kecil Menuju Dampak Global di Bidang Pangan

Pada Senin, 14 Juli 2025, telah berlangsung Seminar Nasional dengan tema “Mahasiswa dan SDGs: Aksi Kecil Menuju Dampak Global di Bidang Pangan” yang diselenggarakan oleh HIMAPERTA (Himpunan Mahasiswa Pertanian). Seminar ini bertujuan menginspirasi mahasiswa sebagai generasi penerus untuk berkontribusi secara nyata dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek ketahanan pangan.
Seminar menghadirkan narasumber kompeten di bidang ketahanan pangan. Narasumber pertama adalah Vini Pisonia, SP., MM, seorang Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda dari Dinas Ketahanan Pangan Subang, yang membawakan materi terkait kondisi dan tantangan ketahanan pangan nasional sekaligus peluang inovasi aksi kecil dari generasi muda yang memberikan dampak besar secara global.
Narasumber kedua, Maulnan Hasbi Asshidiq, S.PT, Technical Service dari PT Malindo Feedmill Tbk, membahas peran industri peternakan dan produksi pakan dalam menjaga ketersediaan dan keberlanjutan pangan, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan SDGs di bidang pangan.
Acara seminar dipandu oleh moderator Wawan Setiawan, SP., M.Si, dosen dari Jurusan Pertanian, yang berhasil mengalirkan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab yang hidup antara narasumber dan peserta seminar. Keterlibatan aktif mahasiswa HIMAPERTA sebagai panitia sukses menyelenggarakan acara tersebut dengan baik dan tertib.
Seminar ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai tantangan global di sektor pangan dan mendorong mereka melakukan aksi nyata, sebagai bagian dari kontribusi kecil yang berpotensi membawa perubahan besar, sesuai dengan semangat SDGs.
HUMAS – PEDF
Sambut 6 Dosen Baru di Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang
Sambut 6 Dosen Baru di Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang

Politeknik Negeri Subang (Polsub) kembali menghadirkan tenaga pengajar baru yang akan menguatkan kualitas pendidikan di Jurusan Pertanian. Enam dosen baru ini membawa keahlian dan pengalaman yang beragam di bidang pertanian dan ilmu pendukungnya. Berikut profil singkat dari mereka:
1. Erin Nur Fitriani, S.T.P., M.T.P – Teknologi Industri Pertanian
Erin Nur Fitriani bergabung sebagai dosen di bidang Teknologi Industri Pertanian. Dengan latar belakang pendidikan S.T.P. dan M.T.P., beliau menguasai pengolahan hasil pertanian yang berfokus pada inovasi teknologi untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian.
2. Muhammad Abdillah Hasan Qonit, M.T.P. – Teknologi Agroindustri
Muhammad Abdillah Hasan Qonit memiliki keahlian di bidang Teknologi Agroindustri, yang mencakup proses pengolahan dan pengemasan hasil pertanian sehingga dapat memenuhi standar industri dan pasar.
3. Inayah Rahmawati Putri Utami, M.P – Agribisnis
Inayah Rahmawati Putri Utami mengampu bidang Agribisnis dengan fokus pada aspek ekonomi dan manajemen dalam sektor pertanian. Beliau membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang pengelolaan bisnis pertanian yang berkelanjutan dan menguntungkan.

4. Wawan Setiawan, S.P., M.Si. – Hama Penyakit Tanaman
Wawan Setiawan memiliki spesialisasi di bidang Hama dan Penyakit Tanaman. Keahliannya sangat penting dalam melindungi tanaman dari gangguan hama dan penyakit yang dapat mengancam produksi pertanian.
5. Meridian Khairad, S.Pd., M.Si. – Matematika
Meridian Chaired mengajarkan Matematika sebagai mata kuliah penunjang di jurusan pertanian. Penguasaan matematika sangat membantu dalam analisis data, perencanaan, hingga pengembangan teknologi pertanian.
6. Faris Nur Fauzi Athallah, M.P. – Ilmu Tanah
Faris Nur Fauzi Athallah mengkhususkan diri di Ilmu Tanah, yang mempelajari sifat dan kondisi tanah serta pengelolaannya untuk mendukung pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Kehadiran dosen-dosen baru ini diharapkan dapat memperkuat pengajaran dan penelitian di jurusan pertanian Politeknik Negeri Subang, sehingga mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia pertanian modern.
HUMAS JPERTA – PEDF
EFORA dan Mahapengiri: Dua Teknologi Andalan Dorong Pertanian Modern di Jawa Barat
EFORA dan Mahapengiri: Dua Teknologi Andalan Dorong Pertanian Modern di Jawa Barat

Jawa Barat terus mempercepat transformasi ekonomi melalui teknologi, termasuk di sektor pertanian. Dua inovasi mutakhir, EFORA Precision Farming dan Mahapengiri Smart Farm, hadir sebagai solusi cerdas untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani.
Kedua teknologi ini memiliki banyak kesamaan. Baik EFORA maupun Mahapengiri dirancang mampu bergerak di darat menggunakan Mobile Box Trailer, serta di udara dengan bantuan drone. Keduanya sangat cocok diterapkan baik di pertanian terkontrol seperti greenhouse, maupun di area open field yang luas.
Yang membuatnya istimewa, EFORA dan Mahapengiri memanfaatkan teknologi sensor canggih. Mulai dari sensor invasif untuk akuisisi data langsung, hingga sensor non-invasif berbasis multispectral. Namun, keduanya juga memiliki perbedaan signifikan.
EFORA mengandalkan pengolahan data berupa sinyal elektrik.
Mahapengiri memproses data berbasis persepsi gambar dan gelombang elektromagnetik, bahkan menerapkan dynamic metode sampling untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pengambilan data di lapangan.
Tak hanya mengumpulkan data, Mahapengiri memanfaatkan online data sensor sebagai dasar pengambilan keputusan secara real-time. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kerugian petani sekaligus meningkatkan hasil produksi secara optimal.

Inovasi ini lahir dari inisiasi dan kolaborasi yang melibatkan berbagai perguruan tinggi, termasuk peran penting dari dosen Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang, seperti Enceng Sobari, S.P., M.P, yang aktif sebagai peneliti dalam proyek ini. Keterlibatan dosen pertanian ini memperkuat aspek ilmiah dan aplikatif teknologi tepat guna dalam bidang pertanian, memastikan bahwa solusi yang dikembangkan benar-benar relevan dan bermanfaat bagi petani lokal.

Proyek ini didukung oleh Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) melalui “Program Penelitian Berdikari Skema Emas” dari Kementerian Saintek dan LPDP, dan berkolaborasi dengan institusi terkait seperti Politeknik Negeri Subang (POLSUB), Politeknik Negeri Indramayu, Sekolah Vokasi IPB, hingga komunitas tani dan perusahaan teknologi.
Uji kekayakan alat telah dilakukan pada kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) yang dilaksanakan 4 Juli 2025 di POLBAN Bandung.
HUMAS
PEDF
Marketing Day – In Agro Fest 2025 “Dari Ide Kecil, Ciptakan Perubahan Besar”
Marketing Day – In Agro Fest 2025 “Dari Ide Kecil, Ciptakan Perubahan Besar”

Mahasiswa Program Studi D3 Agroindustri, Jurusan Pertanian, Politeknik Negeri Subang kembali menunjukkan kreativitas dan semangat wirausahanya melalui penyelenggaraan acara Marketing Day – In Agro Fest 2025 yang digelar pada Sabtu, 12 Juli 2025 bertempat di Halaman Aula Setda Subang. Kegiatan ini mengusung tema “Dari Ide Kecil, Ciptakan Perubahan Besar” sebagai bentuk ajakan kepada mahasiswa dan generasi muda untuk berani berinovasi dan menciptakan solusi dari hal-hal sederhana di sekitar.
Acara ini dibuka dengan senam bersama yang diikuti oleh mahasiswa, dosen, masyarakat, dan tamu undangan. Kehadiran Wakil Bupati Subang, Bapak Agus Masykur Rosyadi, S.Si., MM menjadi kehormatan tersendiri bagi civitas akademika. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas semangat mahasiswa dalam memadukan ilmu, kreativitas, dan kewirausahaan dalam kegiatan nyata yang berdampak sosial. Ia menekankan pentingnya mendekatkan pendidikan vokasi dengan dunia industri dan masyarakat agar lulusan siap berperan sebagai pelaku perubahan.
Rangkaian acara In Agro Fest 2025 berlangsung sejak pagi hingga siang hari dengan berbagai kegiatan menarik dan edukatif. Selain senam dan pembukaan, kegiatan ini diisi dengan workshop kewirausahaan agroindustri, lomba mewarnai anak, pemeriksaan kesehatan murah, serta bazar produk inovatif dan UMKM lokal. Mahasiswa Agroindustri memamerkan berbagai produk hasil kreasi mereka seperti minuman fermentasi, makanan fungsional, produk rumah tangga berbasis bahan alami, serta inovasi berbasis limbah pertanian.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berkesempatan untuk menerapkan langsung ilmu pemasaran, promosi, dan pelayanan pelanggan dalam suasana bazar terbuka. Mereka tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun komunikasi, menyusun materi promosi, hingga menyusun strategi penjualan secara profesional. Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai permainan menarik, pembagian doorprize, dan tur UMKM yang memperkenalkan potensi produk lokal Kabupaten Subang.
Acara Marketing Day – In Agro Fest 2025 tidak hanya mempertemukan mahasiswa dengan masyarakat, tetapi juga mempertemukan ide dan aksi nyata dalam membangun jiwa wirausaha dan kepedulian lingkungan. Kegiatan ini turut disponsori oleh berbagai brand ternama dan didukung penuh oleh media partner lokal yang berperan dalam menyukseskan acara serta membantu menyebarluaskan semangat positif dari dunia pendidikan vokasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Agroindustri semakin siap untuk menghadapi dunia kerja dan dunia usaha, serta menjadi agen perubahan yang mampu mengembangkan potensi agroindustri lokal menjadi produk bernilai jual dan berdampak bagi masyarakat luas.
Humas
PEDF
Mahasiswa D3 Agroindustri Gelar Mini Expo: Inovasi Pengolahan Limbah Agroindustri Ramah Lingkungan
Mahasiswa D3 Agroindustri Gelar Mini Expo: Inovasi Pengolahan Limbah Agroindustri Ramah Lingkungan

Subang, Juli 2025 — Mahasiswa Program Studi D3 Agroindustri Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang kembali menunjukkan kepedulian dan kreativitasnya terhadap isu lingkungan melalui kegiatan Mini Expo Produk Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah Agroindustri. Expo ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memamerkan hasil karya inovatif mereka dalam mengolah limbah agroindustri menjadi produk bernilai guna tinggi dan ramah lingkungan.
Sebagai bagian dari mata kuliah yang mengintegrasikan aspek teknologi, keberlanjutan, dan pemberdayaan sumber daya lokal, kegiatan ini menekankan pentingnya pengelolaan limbah yang bijak dalam industri pertanian dan pangan. Produk-produk yang dihadirkan merupakan hasil proyek mahasiswa yang telah melalui proses riset, formulasi, uji coba, dan penyempurnaan.

Produk Inovasi Mahasiswa D3 Agroindustri sebagai berikut:
Biodegradable Foam
Busa ramah lingkungan dari limbah pertanian yang dapat terurai secara alami, sebagai alternatif pengganti styrofoam konvensional.
Eco Enzyme
Cairan multifungsi hasil fermentasi limbah organik rumah tangga, dapat digunakan sebagai pembersih serbaguna dan pupuk cair alami.
Eco Block
Bata ramah lingkungan yang dibuat dari limbah pertanian dan abu sekam, cocok sebagai bahan bangunan berkelanjutan.
Biodiesel Minyak Jelantah
Energi alternatif hasil proses transesterifikasi dari minyak goreng bekas yang dapat digunakan sebagai bahan bakar ramah lingkungan.
Tinta Limbah Daun
Inovasi tinta alami dari ekstrak daun limbah, bebas bahan kimia berbahaya, cocok untuk kebutuhan edukasi dan seni.
Biogas
Pemanfaatan limbah organik menjadi sumber energi terbarukan berupa gas metana, ideal untuk kebutuhan rumah tangga dan skala kecil.
Kegiatan mini expo ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa berpikir kritis dan kreatif dalam mengelola limbah agroindustri yang selama ini kurang dimanfaatkan. Dengan pendekatan berbasis teknologi tepat guna dan keberlanjutan, mahasiswa dilatih untuk mengembangkan solusi nyata terhadap permasalahan limbah, sekaligus menciptakan peluang usaha berbasis ekonomi sirkular. Expo ini juga menjadi ajang untuk menumbuhkan semangat inovasi, kolaborasi, dan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda agroindustri.
Dosen pengampu dan pengunjung expo mengapresiasi semangat dan ketekunan mahasiswa dalam mengembangkan produk-produk inovatif yang berdampak positif bagi lingkungan. Beberapa produk bahkan dinilai potensial untuk dikembangkan lebih lanjut dalam skala industri kecil dan menengah. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi pemicu lahirnya lebih banyak inovasi berbasis limbah yang tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan peluang ekonomi baru.
HUMAS
PEDF
EXPO Mini Produk Inovasi Mahasiswa: Kreasi Bermanfaat dari Mata Kuliah Teknologi Lemak dan Minyak
EXPO Mini Produk Inovasi Mahasiswa: Kreasi Bermanfaat dari Mata Kuliah Teknologi Lemak dan Minyak

Subang, Juli 2025 — Inovasi dan kreativitas kembali ditunjukkan oleh mahasiswa D3 Agroindustri Politeknik Negeri Subang dalam kegiatan EXPO Mini Produk Inovasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah Teknologi Lemak dan Minyak, di mana mahasiswa ditantang untuk menciptakan produk berbasis lemak dan minyak nabati yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga memiliki nilai tambah secara fungsional dan ekonomis.
Expo ini menampilkan beragam produk inovatif hasil olahan mahasiswa yang mengangkat konsep ramah lingkungan, natural, dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya memamerkan hasil, para mahasiswa juga mempresentasikan latar belakang pembuatan produk, proses formulasi, serta manfaat dan keunggulan produk yang dikembangkan.

Produk-Produk Inovatif Mahasiswa:
- Spray Anti Nyamuk
Produk berbasis minyak esensial alami yang aman digunakan dan ramah lingkungan, dengan aroma menyegarkan serta efektif mengusir nyamuk. - Natural Soap
Sabun mandi berbahan dasar minyak nabati dan bahan alami tanpa bahan kimia sintetis, cocok untuk kulit sensitif. - Balsem
Balsem herbal hangat dengan campuran minyak atsiri, membantu meredakan pegal dan memberikan efek relaksasi. - Flake Soap
Sabun kering dalam bentuk serpihan praktis, ideal digunakan saat bepergian atau untuk penggunaan sekali pakai. - Lip Balm Avotela
Pelembab bibir berbahan dasar minyak alpukat dan minyak kelapa, diformulasikan untuk menjaga kelembapan alami bibir. - Gel Penunjang Belajar
Gel aromaterapi yang dirancang untuk meningkatkan fokus belajar, menggunakan campuran minyak esensial peppermint dan lavender. - Pembersih Kaca
Produk pembersih kaca ramah lingkungan berbasis minyak jeruk dan alkohol alami, efektif menghilangkan noda dan memberikan kilau. - Pelembab Alami
Pelembab kulit dengan bahan dasar minyak nabati yang diformulasikan tanpa bahan kimia sintetis, cocok untuk semua jenis kulit. - Hand Gel
Gel pembersih tangan tanpa alkohol dengan tambahan minyak esensial antibakteri, lembut di kulit namun tetap higienis.
Kegiatan expo mini ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengembangkan produk dari teori yang telah dipelajari. Mahasiswa diajak untuk memahami potensi lemak dan minyak nabati tidak hanya sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai bahan baku produk non-pangan yang bernilai guna tinggi. Selain itu, kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk kreatif, inovatif, dan solutif dalam menciptakan produk yang ramah lingkungan serta sesuai dengan kebutuhan pasar masa kini.
Karya-karya mahasiswa mendapat sambutan positif dari dosen pembimbing dan para pengunjung. Banyak produk yang dinilai potensial untuk dikembangkan lebih lanjut dalam skala usaha kecil dan menengah (UKM). Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki pemahaman teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu teknologi lemak dan minyak secara praktis dalam dunia industri maupun wirausaha.
HUMAS
PEDF
EXPO Produk Inovasi Mahasiswa D3 Agroindustri: Kreasi Lezat dan Inovatif dari Hasil Ternak dan Perikanan
EXPO Produk Inovasi Mahasiswa D3 Agroindustri: Kreasi Lezat dan Inovatif dari Hasil Ternak dan Perikanan

Subang, Juli 2025 — Mahasiswa Program Studi D3 Agroindustri Politeknik Negeri Subang kembali menunjukkan kreativitas dan inovasinya dalam ajang EXPO Produk Inovasi Mahasiswa. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Teknologi Pengolahan Hasil Hewani yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam mengolah bahan hasil ternak dan perikanan menjadi produk bernilai tambah.

Kegiatan expo yang digelar secara meriah ini menghadirkan berbagai olahan inovatif dari bahan baku ikan dan produk susu fermentasi. Tidak hanya sekadar memamerkan, para mahasiswa juga menjelaskan proses pembuatan, keunggulan gizi, serta potensi pasar dari setiap produk yang mereka kembangkan.
Inilah 12 Produk Unggulan Mahasiswa:
- Cenyo (Cendol Yoghurt Drink)
Minuman segar perpaduan cendol tradisional dengan yoghurt fermentasi, menciptakan rasa unik yang kaya probiotik. - Greenbite Dimsum
Dimsum sehat berbahan dasar ikan tongkol dan ekstrak daun katuk yang kaya protein dan zat besi. - Bontong (Abon Ikan Tongkol Asap)
Abon gurih dengan aroma asap khas, cocok sebagai lauk praktis dan tahan lama. - Fish Root Bites (Nugget Ikan)
Olahan nugget ikan bergizi tinggi yang praktis dan digemari anak-anak. - SANISAP (Sambal Ikan Nila Asap)
Sambal pedas dengan cita rasa asap yang menggugah selera, menggunakan ikan nila sebagai bahan utama. - PINA YO (Ice Cream Probiotik)
Es krim lezat kaya bakteri baik dari fermentasi susu dan buah segar. - Kenberry (Ice Cream Kefir)
Kombinasi antara es krim dan kefir dengan rasa buah beri yang menyegarkan dan menyehatkan. - Denilicious (Dendeng Ikan Nila)
Dendeng olahan dari ikan nila dengan rasa manis-gurih yang pas dijadikan camilan maupun lauk. - Kornet Ikan Nila
Kornet kaya protein dari daging ikan nila, alternatif sehat pengganti kornet sapi. - Nila Spicy Dumpling
Pangsit isi ikan nila berbumbu pedas khas Nusantara, cocok untuk cemilan maupun makanan berat. - Nilago (Sosis Ikan Nila)
Sosis bergizi yang diolah dari daging ikan nila, cocok untuk anak-anak dan dewasa. - Basinil (Bakso Ikan Nila)
Bakso gurih dan lembut berbahan dasar ikan nila, pilihan sehat bebas MSG.
Kegiatan EXPO Produk Inovasi Mahasiswa ini bertujuan untuk mengasah kemampuan mahasiswa dalam menciptakan produk olahan hasil hewani yang inovatif, higienis, dan bernilai jual. Melalui mata kuliah Teknologi Pengolahan Hasil Hewani, mahasiswa diarahkan untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh di kelas ke dalam praktik nyata, mulai dari pemilihan bahan baku, formulasi produk, proses pengolahan, hingga pengemasan dan presentasi produk. Expo ini juga menjadi sarana untuk melatih jiwa kewirausahaan mahasiswa dengan memperkenalkan potensi komersial dari produk olahan lokal, khususnya hasil perikanan dan peternakan. Selain itu, kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk peka terhadap potensi sumber daya lokal dan mampu menciptakan solusi berbasis pangan yang sehat, bergizi, serta berdaya saing tinggi di pasaran.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari dosen pengampu, praktisi industri, dan pengunjung yang hadir. Produk-produk mahasiswa dinilai layak dikembangkan menjadi produk komersial karena memiliki cita rasa khas, nilai gizi tinggi, dan daya tarik kemasan yang baik.
Diharapkan melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mampu menguasai teori, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia industri pangan secara nyata.
HUMAS
PEDF
SURVEY KEPUASAN MAHASISWA 2025
Layanan kemahasiswaan bidang penalaran, minat, dan bakat

Layanan kemahasiswaan bidang Kesejahteraan

Layanan kemahasiswaan bidang karir dan kewirausahaan

Dua Tim dari Jurusan Pertanian Polsub Raih Juara di National Competition of Academic 2025 (CIFIC)
Dua Tim dari Jurusan Pertanian Polsub Raih Juara di National Competition of Academic 2025 (CIFIC)

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang (Polsub) dalam ajang National Competition of Academic 2025 (CIFIC), sebuah kompetisi berskala nasional yang diikuti oleh siswa/siswi SMA/MA/SMK serta mahasiswa dari seluruh Indonesia. Dalam kompetisi lomba video kreatif yang menjadi salah satu cabang unggulan di ajang CIFIC tahun ini, dua tim dari Jurusan Pertanian Polsub berhasil meraih juara dan mengharumkan nama kampus.
Juara 1 diraih oleh “Cihuuy Group” dari Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan (TPTP). Dengan kreativitas, kekompakan tim, dan pesan edukatif yang kuat dalam video mereka, tim ini berhasil mencuri perhatian dewan juri dan meraih peringkat tertinggi. Juara 3 diraih oleh “Tim Genzeed” dari Program Studi Agroindustri. Tim ini tampil dengan konsep video yang inovatif dan inspiratif, menampilkan potensi agroindustri lokal dengan kemasan visual yang menarik.

Kompetisi ini menjadi ajang pembuktian bahwa mahasiswa Jurusan Pertanian Polsub tak hanya kompeten di bidang akademik dan praktikum lapangan, tetapi juga unggul dalam menyampaikan gagasan melalui media kreatif dan digital.
“Prestasi ini merupakan bukti bahwa mahasiswa pertanian mampu bersaing secara nasional, bahkan di bidang kreatif yang kini menjadi bagian penting dalam komunikasi dan promosi sektor pertanian,” ujar Ketua Jurusan Pertanian.
Selamat dan sukses untuk Cihuuy Group dan Tim Genzeed atas pencapaiannya! Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional maupun internasional.
Humas Jurusan Pertanian
PEDF
Selamat Datang PLP Baru Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang
Selamat Datang PLP Baru Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang

Subang, Juni 2025 — Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang terus berkomitmen dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan vokasi, termasuk dalam penguatan dukungan laboratorium sebagai sarana pembelajaran praktikum mahasiswa. Dalam rangka menunjang kegiatan praktikum dan riset terapan, Jurusan Pertanian menyambut tiga Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) baru yang siap mendukung kelancaran operasional laboratorium secara profesional.
Berikut adalah profil singkat PLP baru yang akan bertugas di berbagai laboratorium Jurusan Pertanian:
Anggun Tya Isworo, A.Md.T
Penempatan: Laboratorium Mikrobiologi & Laboratorium Pemuliaan Tanaman
Anggun Tya Isworo merupakan tenaga teknis laboratorium yang memiliki latar belakang di bidang teknologi pertanian. Dengan penempatan di Laboratorium Mikrobiologi dan Pemuliaan Tanaman, beliau akan bertanggung jawab dalam mendukung kegiatan praktikum yang berkaitan dengan kultur mikroorganisme, uji biologis, serta teknik persilangan dan seleksi tanaman unggul. Keterlibatan aktifnya diharapkan mampu menciptakan lingkungan praktikum yang aman, efektif, dan kondusif untuk pembelajaran.
Eko Wahyu Setyaningsih, A.Md.
Penempatan: Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) & Laboratorium Simulasi Industri
Eko Wahyu Setyaningsih akan bertugas mendampingi kegiatan praktikum pada mata kuliah pengolahan hasil, teknik industri agro, dan simulasi proses produksi. Dengan pengalaman di bidang teknologi pangan dan sistem kerja laboratorium pengolahan, beliau siap memastikan praktik mahasiswa berjalan sesuai prosedur serta mendukung pengembangan teaching factory berbasis industri pertanian.
Zanuba Fitroh Aulia, A.Md.T
Penempatan: Laboratorium Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), Laboratorium Perlindungan Tanaman (Perlintan), dan Greenhouse
Zanuba Fitroh Aulia akan berperan dalam kegiatan praktikum yang berhubungan dengan alat dan mesin pertanian, proteksi tanaman, serta budidaya di rumah kaca. Keahliannya dalam pengelolaan sarana budidaya tanaman dan perawatan alat lapangan akan sangat membantu mahasiswa memahami praktik pertanian presisi dan mekanisasi modern.
Kehadiran ketiga PLP ini menjadi bagian penting dalam upaya Jurusan Pertanian untuk menyediakan layanan laboratorium yang prima, terstandar, dan mendukung pencapaian capaian pembelajaran mahasiswa secara optimal.
“Dengan hadirnya PLP baru, kami berharap kualitas pelayanan dan efektivitas praktikum di Jurusan Pertanian akan semakin meningkat, memberikan pengalaman belajar terbaik bagi seluruh mahasiswa,” ujar Koordinator Laboratorium Jurusan Pertanian.
PEDF
Humas – Jurusan Pertanian
Politeknik Negeri Subang