Mahasiswa D3 Agroindustri Raih Juara Nasional di Ajang National Tourism Vocational Skill Competition


Mahasiswa D3 Agroindustri Raih Juara Nasional di Ajang National Tourism Vocational Skill Competition

Subang, Oktober 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi D3 Agroindustri, Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang pada ajang National Tourism Vocational Skill Competition (NTVSC) yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Malang.

Dalam kompetisi bergengsi tingkat nasional tersebut, tim mahasiswa Politeknik Negeri Subang berhasil meraih dua penghargaan sekaligus pada kategori Kompeten Dessert Plating:

Juara 1 Kompeten Dessert Plating diraih oleh Alia Sabrina Maharani dan Hemalia Putri Rahayu
Juara 2 Kompeten Dessert Plating diraih oleh Maura Salsabila dan Tharra Shakila Ghania

Kompetisi ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi vokasi dari seluruh Indonesia dan bertujuan untuk mengasah keterampilan praktis mahasiswa di bidang pariwisata, kuliner, dan perhotelan. Kategori Dessert Plating sendiri menekankan pada kemampuan peserta dalam menyajikan hidangan penutup dengan cita rasa, kreativitas, dan estetika tinggi.

Prestasi ini menunjukkan kemampuan mahasiswa D3 Agroindustri Politeknik Negeri Subang tidak hanya unggul dalam bidang agroindustri, tetapi juga mampu beradaptasi dan berinovasi di dunia kuliner modern.

Menurut dosen pendamping, keberhasilan ini tidak lepas dari ketekunan mahasiswa dalam berlatih, kreativitas dalam menciptakan konsep plating, serta dukungan penuh dari pihak kampus. “Kami sangat bangga dengan capaian ini. Prestasi mereka membuktikan bahwa mahasiswa vokasi memiliki kompetensi tinggi dan siap bersaing di level nasional,” ujarnya.

Ketua Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang juga memberikan apresiasi atas prestasi gemilang ini dan berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan membawa nama baik kampus di kancah nasional maupun internasional.

Dengan semangat Excellence in Action, mahasiswa D3 Agroindustri terus berkomitmen untuk berinovasi, berkreasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia.

Humas-PEDF

Mahasiswa Politeknik Negeri Subang Raih Prestasi Gemilang di Ajang Internasional AITEC VII 2025


Mahasiswa Politeknik Negeri Subang Raih Prestasi Gemilang di Ajang Internasional AITEC VII 2025

Subang, Oktober 2025 – Kabar membanggakan datang dari mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang yang sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Agriculture Innovation Technology Competition (AITEC) VII 2025 yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Jember.

Kompetisi berskala internasional ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi vokasi dari dalam dan luar negeri dengan tujuan mendorong inovasi, keterampilan teknis, serta kreativitas mahasiswa di bidang pertanian dan agroindustri. Dalam ajang bergengsi tersebut, mahasiswa Politeknik Negeri Subang berhasil meraih berbagai penghargaan pada beberapa kategori lomba.

Prestasi Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang di AITEC VII 2025

Kompetisi Penyuluh Pertanian

  • Gina PebriantiJuara 1 Kategori Kompeten
  • Rahmania PutriJuara 2 Kategori Kompeten

Keduanya menunjukkan kemampuan komunikasi dan penyuluhan yang luar biasa dalam menyampaikan materi pertanian kepada masyarakat dengan pendekatan inovatif dan interaktif.

Kompetisi Sortasi Biji Kopi

  • Chandra AkmalJuara 2 Kategori Kompeten
  • Maitsa AzizahJuara 2 Sortasi Biji Kopi

Prestasi ini menunjukkan ketelitian dan profesionalisme mahasiswa dalam menilai kualitas biji kopi sesuai standar mutu industri.

Kompetisi Teknik Pembuatan Bakso Ikan

  • Lista RahmawatiJuara 2 Kategori Kompeten
  • Fahrul MuttaqinJuara 3 Kategori Pemula

Keduanya berhasil menunjukkan keterampilan teknologi pengolahan hasil perikanan, khususnya dalam pembuatan produk olahan ikan yang berkualitas dan inovatif.

Kompetisi Teknik Proses Karkas Ayam

  • Fahmi Dwi YahyaJuara 3 Kategori Terampil
  • Mohamad RamadhanJuara Favorit

Prestasi ini membuktikan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan prosedur pemotongan unggas secara higienis dan sesuai standar industri pangan.

Kompetisi Teknik Okulasi Tanaman

  • Dianova YulianiJuara Favorit

Melalui keterampilan okulasi yang tepat dan rapi, Dianova menunjukkan penguasaan teknik pembiakan tanaman yang menjadi dasar penting dalam pengembangan hortikultura.

Keberhasilan para mahasiswa ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan vokasi di Politeknik Negeri Subang, khususnya di bidang pertanian. Dukungan dosen pembimbing, fasilitas praktik yang memadai, serta semangat kompetitif mahasiswa menjadi faktor utama pencapaian prestasi di tingkat internasional.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa vokasi Indonesia mampu bersaing di level global. Kami sangat bangga atas kerja keras dan dedikasi mahasiswa kami,” ujar salah satu dosen pendamping Jurusan Pertanian.

Kegiatan AITEC VII juga menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi teknis, keterampilan komunikasi, dan kreativitas yang relevan dengan kebutuhan dunia industri dan masyarakat pertanian modern.

Politeknik Negeri Subang terus mendorong mahasiswanya untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai ajang nasional maupun internasional guna memperkuat eksistensi pendidikan vokasi yang unggul dan berdaya saing.

Selamat kepada seluruh mahasiswa berprestasi! Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya dan berinovasi bagi kemajuan pertanian Indonesia.

Humas – PEDF

Dosen D3 Agroindustri Laksanakan Pengabdian Masyarakat: Pengujian Mutu Oncom, Analisis Daya Simpan, dan Nilai Gizi di SMK Yadika Subang


Dosen D3 Agroindustri Laksanakan Pengabdian Masyarakat: Pengujian Mutu Oncom, Analisis Daya Simpan, dan Nilai Gizi di SMK Yadika Subang

Tim dosen Program Studi D3 Agroindustri, Jurusan Pertanian, Politeknik Negeri Subang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Pengujian Mutu Produk Oncom: Analisis Daya Simpan dan Nilai Gizi” di SMK Yadika, Kabupaten Subang.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menguji kualitas produk pangan lokal, khususnya oncom, yang merupakan salah satu makanan tradisional Jawa Barat. Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan wawasan tentang standar mutu pangan, teknik pengujian laboratorium, serta faktor-faktor yang mempengaruhi daya simpan dan kandungan gizi produk.

Latar Belakang Kegiatan

Oncom adalah produk fermentasi berbasis kedelai atau ampas tahu yang memiliki cita rasa khas dan nilai gizi tinggi. Namun, kualitas oncom dapat menurun jika proses produksi dan penyimpanan tidak tepat. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan yang memadai mengenai pengujian mutu, analisis daya simpan, dan kandungan gizinya.

Melalui pengabdian ini, dosen D3 Agroindustri ingin memberikan pengalaman langsung kepada siswa SMK Yadika untuk melakukan analisis secara ilmiah dengan metode yang tepat.

Rangkaian Kegiatan

Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka di laboratorium SMK Yadika dengan beberapa tahapan, antara lain:

  1. Penyampaian materi teori mengenai standar mutu oncom, parameter uji, dan pentingnya pengendalian kualitas.
  2. Praktik pengujian fisik dan organoleptik untuk menilai tekstur, aroma, rasa, dan warna oncom.
  3. Analisis daya simpan dengan mengamati perubahan kualitas oncom selama periode penyimpanan.
  4. Pengujian nilai gizi seperti kadar protein, lemak, karbohidrat, dan kadar air menggunakan metode laboratorium.
  5. Diskusi hasil pengujian dan rekomendasi perbaikan proses produksi.

Manfaat bagi Siswa dan Sekolah

Dengan adanya kegiatan ini, siswa SMK Yadika memperoleh:

  • Pemahaman tentang mutu produk pangan dan standar keamanannya.
  • Keterampilan analisis laboratorium yang dapat diterapkan di dunia kerja.
  • Kesadaran pentingnya penanganan pasca-produksi untuk menjaga daya simpan dan kualitas gizi produk pangan.

Kepala sekolah SMK Yadika, mengapresiasi kegiatan ini.

“Pengalaman ini sangat bermanfaat bagi siswa kami, karena mereka dapat belajar langsung dari praktisi dan dosen yang berpengalaman di bidang pengolahan pangan,” ujarnya.

Komitmen Lanjutan

Kaprodi D3 Agroindustri, menegaskan bahwa kerjasama ini akan terus dilanjutkan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan di bidang agroindustri, sehingga siswa dapat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri pangan.

“Kami berharap ilmu yang diberikan dapat memotivasi siswa untuk terus mengembangkan keterampilan dan menjaga kualitas produk pangan tradisional,” ungkapnya.

HUMAS-PEDF

Dosen D3 Agroindustri Laksanakan Pengabdian Masyarakat: Pendampingan PIRT, Sertifikasi Halal, dan Perbaikan Kemasan untuk UMKM Bolu Kelapa di Desa Sadawarna


Dosen D3 Agroindustri Laksanakan Pengabdian Masyarakat: Pendampingan PIRT, Sertifikasi Halal, dan Perbaikan Kemasan untuk UMKM Bolu Kelapa di Desa Sadawarna

Tim dosen Program Studi D3 Agroindustri, Jurusan Pertanian, Politeknik Negeri Subang melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Pendampingan Pendaftaran Legalitas PIRT, Sertifikasi Halal, dan Perbaikan Kemasan Produk bagi UMKM Bolu Kelapa di Dusun Dukuh, Desa Sadawarna, Kabupaten Subang.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kampus dalam menguatkan kapasitas pelaku UMKM lokal agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. UMKM Bolu Kelapa dipilih karena memiliki cita rasa khas yang digemari masyarakat, namun masih menghadapi tantangan dalam legalitas dan kemasan produk.

Pendampingan Langsung di Lokasi Usaha

Kegiatan pendampingan dilakukan langsung di rumah produksi Bolu Kelapa. Tim dosen bersama pelaku usaha berdiskusi mengenai pentingnya memiliki izin edar PIRT dan sertifikat halal sebagai jaminan keamanan serta kepercayaan konsumen.

Dosen D3 Agroindustri memberikan penjelasan proses pendaftaran PIRT kepada pemilik UMKM Bolu Kelapa.

Tahapan kegiatan meliputi:

  • Sosialisasi pentingnya legalitas usaha untuk memperluas akses pemasaran.
  • Bimbingan teknis pendaftaran PIRT melalui OSS-RBA.
  • Pendampingan pengajuan sertifikasi halal sesuai prosedur LPH.
  • Workshop desain kemasan agar produk terlihat lebih menarik dan informatif.
  • Pembuatan prototipe kemasan baru yang lebih modern dan ramah distribusi.

Kemasan Baru, Semangat Baru

Salah satu sorotan kegiatan ini adalah perbaikan kemasan Bolu Kelapa. Desain baru dibuat lebih elegan, dengan informasi yang jelas seperti komposisi, tanggal kedaluwarsa, label halal, serta izin PIRT. Kemasan juga disesuaikan agar tahan terhadap penyimpanan dan pengiriman jarak jauh.

Manfaat Nyata bagi Pelaku UMKM

Dengan pendampingan ini, UMKM Bolu Kelapa akan memiliki:

  • Legalitas resmi (PIRT dan sertifikat halal) yang membuka peluang masuk pasar modern.
  • Kemasan produk profesional yang meningkatkan daya tarik konsumen.
  • Pengetahuan tentang strategi pemasaran berbasis legalitas dan kualitas kemasan.

Pemilik UMKM Bolu Kelapa mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini.

“Dulu saya bingung bagaimana mengurus izin PIRT dan halal, apalagi soal desain kemasan. Alhamdulillah sekarang saya paham prosesnya, dan produk saya jadi lebih siap jual,” ungkap Eti pemilik usaha bolu kelapa.

Ketua tim pengabdian, Fenny Apriliani, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya memberi pengetahuan, tetapi juga memastikan UMKM benar-benar siap naik kelas.

“Kami akan terus memantau perkembangan legalitas dan kemasan produk ini. Harapannya, Bolu Kelapa Sadawarna bisa menjadi oleh-oleh khas Subang yang dikenal lebih luas,” ujarnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan desain kemasan baru kepada pelaku usaha, serta komitmen tim dosen untuk terus memonitor perkembangan UMKM mitra dalam mengurus legalitas dan mengembangkan produk.

HUMAS – PEDF

EFORA dan Mahapengiri: Dua Teknologi Andalan Dorong Pertanian Modern di Jawa Barat


EFORA dan Mahapengiri: Dua Teknologi Andalan Dorong Pertanian Modern di Jawa Barat

Jawa Barat terus mempercepat transformasi ekonomi melalui teknologi, termasuk di sektor pertanian. Dua inovasi mutakhir, EFORA Precision Farming dan Mahapengiri Smart Farm, hadir sebagai solusi cerdas untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani.

Kedua teknologi ini memiliki banyak kesamaan. Baik EFORA maupun Mahapengiri dirancang mampu bergerak di darat menggunakan Mobile Box Trailer, serta di udara dengan bantuan drone. Keduanya sangat cocok diterapkan baik di pertanian terkontrol seperti greenhouse, maupun di area open field yang luas.

Yang membuatnya istimewa, EFORA dan Mahapengiri memanfaatkan teknologi sensor canggih. Mulai dari sensor invasif untuk akuisisi data langsung, hingga sensor non-invasif berbasis multispectral. Namun, keduanya juga memiliki perbedaan signifikan.

EFORA mengandalkan pengolahan data berupa sinyal elektrik.

Mahapengiri memproses data berbasis persepsi gambar dan gelombang elektromagnetik, bahkan menerapkan dynamic metode sampling untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pengambilan data di lapangan.

Tak hanya mengumpulkan data, Mahapengiri memanfaatkan online data sensor sebagai dasar pengambilan keputusan secara real-time. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kerugian petani sekaligus meningkatkan hasil produksi secara optimal.

Inovasi ini lahir dari inisiasi dan kolaborasi yang melibatkan berbagai perguruan tinggi, termasuk peran penting dari dosen Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang, seperti Enceng Sobari, S.P., M.P, yang aktif sebagai peneliti dalam proyek ini. Keterlibatan dosen pertanian ini memperkuat aspek ilmiah dan aplikatif teknologi tepat guna dalam bidang pertanian, memastikan bahwa solusi yang dikembangkan benar-benar relevan dan bermanfaat bagi petani lokal.

Proyek ini didukung oleh Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) melalui “Program Penelitian Berdikari Skema Emas” dari Kementerian Saintek dan LPDP, dan berkolaborasi dengan institusi terkait seperti Politeknik Negeri Subang (POLSUB), Politeknik Negeri Indramayu, Sekolah Vokasi IPB, hingga komunitas tani dan perusahaan teknologi.

Uji kekayakan alat telah dilakukan pada kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) yang dilaksanakan 4 Juli 2025 di POLBAN Bandung.

HUMAS

PEDF

Marketing Day – In Agro Fest 2025 “Dari Ide Kecil, Ciptakan Perubahan Besar”


Marketing Day – In Agro Fest 2025 “Dari Ide Kecil, Ciptakan Perubahan Besar”

Mahasiswa Program Studi D3 Agroindustri, Jurusan Pertanian, Politeknik Negeri Subang kembali menunjukkan kreativitas dan semangat wirausahanya melalui penyelenggaraan acara Marketing Day – In Agro Fest 2025 yang digelar pada Sabtu, 12 Juli 2025 bertempat di Halaman Aula Setda Subang. Kegiatan ini mengusung tema “Dari Ide Kecil, Ciptakan Perubahan Besar” sebagai bentuk ajakan kepada mahasiswa dan generasi muda untuk berani berinovasi dan menciptakan solusi dari hal-hal sederhana di sekitar.

Acara ini dibuka dengan senam bersama yang diikuti oleh mahasiswa, dosen, masyarakat, dan tamu undangan. Kehadiran Wakil Bupati Subang, Bapak Agus Masykur Rosyadi, S.Si., MM menjadi kehormatan tersendiri bagi civitas akademika. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas semangat mahasiswa dalam memadukan ilmu, kreativitas, dan kewirausahaan dalam kegiatan nyata yang berdampak sosial. Ia menekankan pentingnya mendekatkan pendidikan vokasi dengan dunia industri dan masyarakat agar lulusan siap berperan sebagai pelaku perubahan.

Rangkaian acara In Agro Fest 2025 berlangsung sejak pagi hingga siang hari dengan berbagai kegiatan menarik dan edukatif. Selain senam dan pembukaan, kegiatan ini diisi dengan workshop kewirausahaan agroindustri, lomba mewarnai anak, pemeriksaan kesehatan murah, serta bazar produk inovatif dan UMKM lokal. Mahasiswa Agroindustri memamerkan berbagai produk hasil kreasi mereka seperti minuman fermentasi, makanan fungsional, produk rumah tangga berbasis bahan alami, serta inovasi berbasis limbah pertanian.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berkesempatan untuk menerapkan langsung ilmu pemasaran, promosi, dan pelayanan pelanggan dalam suasana bazar terbuka. Mereka tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun komunikasi, menyusun materi promosi, hingga menyusun strategi penjualan secara profesional. Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai permainan menarik, pembagian doorprize, dan tur UMKM yang memperkenalkan potensi produk lokal Kabupaten Subang.

Acara Marketing Day – In Agro Fest 2025 tidak hanya mempertemukan mahasiswa dengan masyarakat, tetapi juga mempertemukan ide dan aksi nyata dalam membangun jiwa wirausaha dan kepedulian lingkungan. Kegiatan ini turut disponsori oleh berbagai brand ternama dan didukung penuh oleh media partner lokal yang berperan dalam menyukseskan acara serta membantu menyebarluaskan semangat positif dari dunia pendidikan vokasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Agroindustri semakin siap untuk menghadapi dunia kerja dan dunia usaha, serta menjadi agen perubahan yang mampu mengembangkan potensi agroindustri lokal menjadi produk bernilai jual dan berdampak bagi masyarakat luas.

Humas

PEDF

EXPO Mini Produk Inovasi Mahasiswa: Kreasi Bermanfaat dari Mata Kuliah Teknologi Lemak dan Minyak


EXPO Mini Produk Inovasi Mahasiswa: Kreasi Bermanfaat dari Mata Kuliah Teknologi Lemak dan Minyak

Subang, Juli 2025 — Inovasi dan kreativitas kembali ditunjukkan oleh mahasiswa D3 Agroindustri Politeknik Negeri Subang dalam kegiatan EXPO Mini Produk Inovasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah Teknologi Lemak dan Minyak, di mana mahasiswa ditantang untuk menciptakan produk berbasis lemak dan minyak nabati yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga memiliki nilai tambah secara fungsional dan ekonomis.

Expo ini menampilkan beragam produk inovatif hasil olahan mahasiswa yang mengangkat konsep ramah lingkungan, natural, dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya memamerkan hasil, para mahasiswa juga mempresentasikan latar belakang pembuatan produk, proses formulasi, serta manfaat dan keunggulan produk yang dikembangkan.

Produk-Produk Inovatif Mahasiswa:

  1. Spray Anti Nyamuk
    Produk berbasis minyak esensial alami yang aman digunakan dan ramah lingkungan, dengan aroma menyegarkan serta efektif mengusir nyamuk.
  2. Natural Soap
    Sabun mandi berbahan dasar minyak nabati dan bahan alami tanpa bahan kimia sintetis, cocok untuk kulit sensitif.
  3. Balsem
    Balsem herbal hangat dengan campuran minyak atsiri, membantu meredakan pegal dan memberikan efek relaksasi.
  4. Flake Soap
    Sabun kering dalam bentuk serpihan praktis, ideal digunakan saat bepergian atau untuk penggunaan sekali pakai.
  5. Lip Balm Avotela
    Pelembab bibir berbahan dasar minyak alpukat dan minyak kelapa, diformulasikan untuk menjaga kelembapan alami bibir.
  6. Gel Penunjang Belajar
    Gel aromaterapi yang dirancang untuk meningkatkan fokus belajar, menggunakan campuran minyak esensial peppermint dan lavender.
  7. Pembersih Kaca
    Produk pembersih kaca ramah lingkungan berbasis minyak jeruk dan alkohol alami, efektif menghilangkan noda dan memberikan kilau.
  8. Pelembab Alami
    Pelembab kulit dengan bahan dasar minyak nabati yang diformulasikan tanpa bahan kimia sintetis, cocok untuk semua jenis kulit.
  9. Hand Gel
    Gel pembersih tangan tanpa alkohol dengan tambahan minyak esensial antibakteri, lembut di kulit namun tetap higienis.

Kegiatan expo mini ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengembangkan produk dari teori yang telah dipelajari. Mahasiswa diajak untuk memahami potensi lemak dan minyak nabati tidak hanya sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai bahan baku produk non-pangan yang bernilai guna tinggi. Selain itu, kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk kreatif, inovatif, dan solutif dalam menciptakan produk yang ramah lingkungan serta sesuai dengan kebutuhan pasar masa kini.

Karya-karya mahasiswa mendapat sambutan positif dari dosen pembimbing dan para pengunjung. Banyak produk yang dinilai potensial untuk dikembangkan lebih lanjut dalam skala usaha kecil dan menengah (UKM). Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki pemahaman teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu teknologi lemak dan minyak secara praktis dalam dunia industri maupun wirausaha.

HUMAS

PEDF

Dua Tim dari Jurusan Pertanian Polsub Raih Juara di National Competition of Academic 2025 (CIFIC)


Dua Tim dari Jurusan Pertanian Polsub Raih Juara di National Competition of Academic 2025 (CIFIC)

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang (Polsub) dalam ajang National Competition of Academic 2025 (CIFIC), sebuah kompetisi berskala nasional yang diikuti oleh siswa/siswi SMA/MA/SMK serta mahasiswa dari seluruh Indonesia. Dalam kompetisi lomba video kreatif yang menjadi salah satu cabang unggulan di ajang CIFIC tahun ini, dua tim dari Jurusan Pertanian Polsub berhasil meraih juara dan mengharumkan nama kampus.

Juara 1 diraih oleh “Cihuuy Group” dari Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan (TPTP). Dengan kreativitas, kekompakan tim, dan pesan edukatif yang kuat dalam video mereka, tim ini berhasil mencuri perhatian dewan juri dan meraih peringkat tertinggi. Juara 3 diraih oleh “Tim Genzeed” dari Program Studi Agroindustri. Tim ini tampil dengan konsep video yang inovatif dan inspiratif, menampilkan potensi agroindustri lokal dengan kemasan visual yang menarik.

Kompetisi ini menjadi ajang pembuktian bahwa mahasiswa Jurusan Pertanian Polsub tak hanya kompeten di bidang akademik dan praktikum lapangan, tetapi juga unggul dalam menyampaikan gagasan melalui media kreatif dan digital.

“Prestasi ini merupakan bukti bahwa mahasiswa pertanian mampu bersaing secara nasional, bahkan di bidang kreatif yang kini menjadi bagian penting dalam komunikasi dan promosi sektor pertanian,” ujar Ketua Jurusan Pertanian.

Selamat dan sukses untuk Cihuuy Group dan Tim Genzeed atas pencapaiannya! Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional maupun internasional.

Humas Jurusan Pertanian

PEDF

Selamat Datang PLP Baru Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang


Selamat Datang PLP Baru Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang

Subang, Juni 2025 — Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang terus berkomitmen dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan vokasi, termasuk dalam penguatan dukungan laboratorium sebagai sarana pembelajaran praktikum mahasiswa. Dalam rangka menunjang kegiatan praktikum dan riset terapan, Jurusan Pertanian menyambut tiga Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) baru yang siap mendukung kelancaran operasional laboratorium secara profesional.

Berikut adalah profil singkat PLP baru yang akan bertugas di berbagai laboratorium Jurusan Pertanian:

Anggun Tya Isworo, A.Md.T

Penempatan: Laboratorium Mikrobiologi & Laboratorium Pemuliaan Tanaman
Anggun Tya Isworo merupakan tenaga teknis laboratorium yang memiliki latar belakang di bidang teknologi pertanian. Dengan penempatan di Laboratorium Mikrobiologi dan Pemuliaan Tanaman, beliau akan bertanggung jawab dalam mendukung kegiatan praktikum yang berkaitan dengan kultur mikroorganisme, uji biologis, serta teknik persilangan dan seleksi tanaman unggul. Keterlibatan aktifnya diharapkan mampu menciptakan lingkungan praktikum yang aman, efektif, dan kondusif untuk pembelajaran.


Eko Wahyu Setyaningsih, A.Md.

Penempatan: Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) & Laboratorium Simulasi Industri
Eko Wahyu Setyaningsih akan bertugas mendampingi kegiatan praktikum pada mata kuliah pengolahan hasil, teknik industri agro, dan simulasi proses produksi. Dengan pengalaman di bidang teknologi pangan dan sistem kerja laboratorium pengolahan, beliau siap memastikan praktik mahasiswa berjalan sesuai prosedur serta mendukung pengembangan teaching factory berbasis industri pertanian.


Zanuba Fitroh Aulia, A.Md.T

Penempatan: Laboratorium Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), Laboratorium Perlindungan Tanaman (Perlintan), dan Greenhouse
Zanuba Fitroh Aulia akan berperan dalam kegiatan praktikum yang berhubungan dengan alat dan mesin pertanian, proteksi tanaman, serta budidaya di rumah kaca. Keahliannya dalam pengelolaan sarana budidaya tanaman dan perawatan alat lapangan akan sangat membantu mahasiswa memahami praktik pertanian presisi dan mekanisasi modern.


Kehadiran ketiga PLP ini menjadi bagian penting dalam upaya Jurusan Pertanian untuk menyediakan layanan laboratorium yang prima, terstandar, dan mendukung pencapaian capaian pembelajaran mahasiswa secara optimal.

“Dengan hadirnya PLP baru, kami berharap kualitas pelayanan dan efektivitas praktikum di Jurusan Pertanian akan semakin meningkat, memberikan pengalaman belajar terbaik bagi seluruh mahasiswa,” ujar Koordinator Laboratorium Jurusan Pertanian.


PEDF

Humas – Jurusan Pertanian
Politeknik Negeri Subang

Mahasiswa D4 TPTP Buktikan Diri: Berprestasi di Ajang Duta Baca Subang 2025


Mahasiswa D4 TPTP Buktikan Diri: Berprestasi di Ajang Duta Baca Subang 2025

Program Studi D4 Teknologi Produksi Tanaman Pangan (TPTP) Politeknik Negeri Subang kembali menorehkan prestasi melalui dua mahasiswanya dalam ajang bergengsi Pemilihan Duta Baca Kabupaten Subang Tahun 2025 yang dilaksanakan pada malam final 22 Mei 2025. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa pertanian tak hanya unggul di bidang akademik dan teknologi, tetapi juga aktif dalam pengembangan literasi dan kepemimpinan sosial di masyarakat.

Adalah Gina Pebrianti, mahasiswa semester 2 PS D4 TPTP, yang berhasil meraih Juara III Putri Duta Baca Kabupaten Subang 2025. Gina dikenal sebagai sosok inspiratif yang aktif mempromosikan budaya literasi, baik di lingkungan kampus maupun komunitasnya. Dalam ajang ini, Gina tampil memukau dengan gagasannya tentang pentingnya peran literasi pertanian sebagai jembatan inovasi bagi generasi muda desa. Keberhasilannya menjadi juara membuktikan bahwa mahasiswa pertanian memiliki potensi kepemimpinan yang kuat dan berdaya saing lintas bidang.

Tak hanya itu, prestasi lainnya juga diraih oleh Muhammad Hafidzudin Rasyidillah, mahasiswa dari program studi yang sama, yang terpilih sebagai Duta Baca Sosial Media Kabupaten Subang 2025. Hafidzudin berhasil menarik perhatian dewan juri dengan konten literasi kreatif yang ia produksi melalui platform digital, khususnya yang mengangkat tema pertanian berkelanjutan dan pentingnya membaca sebagai gaya hidup anak muda. Dengan kemampuan komunikasi dan pengaruh positifnya di media sosial, ia berhasil menjadi simbol literasi digital yang inspiratif.
Prestasi yang diraih oleh Gina dan Hafidzudin ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika PS D4 TPTP untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik, literasi, maupun kepemimpinan. Program studi memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras keduanya yang telah mengharumkan nama Politeknik Negeri Subang di tingkat kabupaten.
Semoga keberhasilan ini menjadi awal dari prestasi-prestasi lainnya dan mendorong semangat literasi di kalangan mahasiswa pertanian untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat.

PEDF

Humas – Jurusan Pertanian
Politeknik Negeri Subang