Wajah Baru Generasi Muda Pertanian: Pinpin Abdul Hapid dan Melani Nur Izzaty Terpilih sebagai Duta Jurusan Pertanian 2026


Wajah Baru Generasi Muda Pertanian: Pinpin Abdul Hapid dan Melani Nur Izzaty Terpilih sebagai Duta Jurusan Pertanian 2026

SUBANG – Sektor pertanian masa kini membutuhkan representasi generasi muda yang cerdas, kreatif, dan mampu menjadi jembatan informasi inovasi teknologi kepada masyarakat luas. Menjawab tantangan tersebut, Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang (POLSUB) resmi menobatkan Pinpin Abdul Hapid dan Melani Nur Izzaty sebagai Duta Jurusan Pertanian Tahun 2026.

Melalui proses seleksi yang ketat—mulai dari penilaian akademik, wawasan seputar dunia pertanian modern, kemampuan komunikasi, hingga uji bakat dan kepemimpinan—keduanya dinilai paling siap untuk mengemban amanah sebagai representasi utama (brand ambassador) Jurusan Pertanian selama satu tahun ke depan.

Mengemban Misi Promosi dan Edukasi Pertanian Modern

Sebagai Duta Jurusan Pertanian 2026, Pinpin dan Melani akan memiliki peran strategis. Tidak hanya sekadar menjadi ikon seremonial kampus, mereka akan berada di garda terdepan dalam:

  • Promosi Institusi: Mengenalkan keunggulan program studi, fasilitas teaching factory, dan karya inovatif mahasiswa Jurusan Pertanian POLSUB kepada calon mahasiswa baru dan masyarakat luas.
  • Edukasi Publik: Mengampanyekan pentingnya sektor pertanian berkelanjutan, ketahanan pangan, serta mematahkan stigma kuno tentang dunia pertanian di kalangan generasi Z.
  • Sinergi Kegiatan: Menjadi penggerak dalam berbagai kegiatan sosial, pengabdian masyarakat, serta forum-forum akademik baik di internal maupun eksternal kampus.

Sinergi dan Semangat Baru untuk POLSUB

Terpilihnya Pinpin dan Melani membawa angin segar dan energi positif bagi seluruh civitas akademika. Kombinasi kepemimpinan, wawasan agribisnis, serta kemampuan komunikasi yang adaptif dari keduanya diharapkan mampu meningkatkan awareness masyarakat terhadap potensi besar yang dimiliki oleh Jurusan Pertanian POLSUB.

Pihak manajemen Jurusan Pertanian mengucapkan selamat atas amanah baru yang diemban oleh Pinpin Abdul Hapid dan Melani Nur Izzaty. Semoga gelar ini menjadi batu loncatan untuk terus menginspirasi, berkarya, dan membawa nama baik Jurusan Pertanian POLSUB ke tingkat yang lebih tinggi.

Selamat bertugas, Pinpin dan Melani! Mari bersama-sama menginspirasi pemuda, memajukan pertanian Subang, dan berdampak untuk Indonesia! 🌟🌾

HUMAS-PEDF

Cetak Generasi Unggul, Jurusan Pertanian POLSUB Umumkan Mahasiswa Berprestasi Tahun 2026


Cetak Generasi Unggul, Jurusan Pertanian POLSUB Umumkan Mahasiswa Berprestasi Tahun 2026

SUBANG – Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang (POLSUB) kembali melahirkan talenta-talenta muda berbakat yang siap membawa perubahan di sektor pertanian dan agroindustri. Pada tahun 2026 ini, Jurusan Pertanian secara resmi mengumumkan dan memberikan apresiasi tertinggi atas capaian gemilang dua srikandi kampus yang berhasil menyandang gelar Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Jurusan Pertanian Tahun 2026.

Kedua mahasiswa tersebut dinilai telah menunjukkan performa luar biasa, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam keaktifan organisasi, penalaran, serta inovasi yang sejalan dengan semangat vokasi.

Berikut adalah dua mahasiswa terbaik yang berhasil meraih penghargaan tersebut:

  • 🏆 Rahmania Putri – Program Studi Sarjana Terapan (S.Tr.) Teknologi Produksi Tanaman Pangan
  • 🏆 Kori Rahma Mardika – Program Studi Diploma III (D3) Agroindustri

Wujud Nyata Dedikasi dan Inovasi Vokasi

Apresiasi yang diraih oleh Rahmania dan Kori merupakan buah manis dari dedikasi yang tinggi, kerja keras tiada henti, serta komitmen yang kuat dalam mendalami ilmu pengetahuan. Di tengah tantangan modernisasi pertanian saat ini, keduanya mampu membuktikan bahwa mahasiswa vokasi Subang memiliki daya saing yang tinggi dan mampu melahirkan gagasan-gagasan inovatif yang relevan untuk masa depan.

Keberhasilan Rahmania di rumpun teknologi produksi pangan serta Kori di bidang hilirisasi dan pengolahan hasil pertanian (agroindustri) menunjukkan sinergi yang utuh dalam rantai nilai pertanian yang diajarkan di POLSUB.

Menjadi Pemacu Semangat bagi Seluruh Mahasiswa

Pihak manajemen Jurusan Pertanian POLSUB berharap agar pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, melainkan juga menjadi pemantik semangat (role model) bagi seluruh mahasiswa lainnya.

Momentum ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk mengukir karya. Seluruh civitas akademika ditantang untuk menjadikan prestasi ini sebagai motivasi bersama agar terus berinovasi, aktif berkompetisi, dan konsisten mengharumkan nama institusi, baik di kancah regional, nasional, maupun internasional.

Selamat dan sukses kepada Rahmania Putri dan Kori Rahma Mardika! Teruslah berkarya, tetap rendah hati, dan jadilah inspirasi bagi pembangunan pertanian Indonesia.

Jurusan Pertanian POLSUB: Tangguh, Inovatif, dan Menginspirasi!

HUMAS-PEDF

Terus Bertumbuh dan Menginspirasi, Dosen Jurusan Pertanian POLSUB Raih Hibah Penelitian Pemda Subang 2026


Terus Bertumbuh dan Menginspirasi, Dosen Jurusan Pertanian POLSUB Raih Hibah Penelitian Pemda Subang 2026

SUBANG – Komitmen Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang (POLSUB) dalam menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat kembali membuahkan hasil membanggakan. Salah satu dosen terbaik Jurusan Pertanian, Ibu Fitri Audia, S.T., M.Agr.Sc., berhasil lolos dan meraih pendanaan penelitian dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang untuk tahun anggaran 2026.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi serta konsistensi civitas akademika POLSUB dalam dunia riset dan pengembangan sektor agribisnis terus diakui di tingkat daerah.

Optimalisasi Teknologi Hidroponik dan Agrowisata di Sagalaherang

Dalam program pendanaan tahun ini, Ibu Fitri Audia mengusung penelitian strategis yang berfokus pada pengembangan potensi lokal. Riset tersebut berjudul:

“Optimalisasi Teknologi Hidroponik Machida Melon untuk Meningkatkan Produktivitas Melon dan Daya Tarik Agrowisata Petik Sendiri di Sagalaherang: Strategi Mendukung Kemandirian Pangan dan Ekonomi Desa”

Melalui penelitian ini, teknologi hidroponik modern akan diintegrasikan dengan konsep eduwisata (agrowisata petik sendiri). Pemilihan wilayah Sagalaherang dinilai sangat strategis untuk mengembangkan komoditas Melon Machida yang bernilai ekonomi tinggi, sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis pedesaan.

Mendukung Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Petani

Keberhasilan meraih dana hibah ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai pencapaian akademik semata, tetapi mampu memberikan dampak instan bagi masyarakat Subang. Konsep yang diteliti menawarkan dua solusi sekaligus:

  1. Ketahanan Pangan: Peningkatan produktivitas buah melon berkualitas tinggi secara berkelanjutan dengan efisiensi lahan melalui teknologi hidroponik.
  2. Kemandirian Ekonomi: Membuka peluang usaha pariwisata baru bagi masyarakat desa (agrowisata), yang diharapkan dapat mendongkrak pendapatan petani lokal dan memperluas lapangan kerja.

Pemacu Semangat Inovasi Civitas Akademika

Manajemen Jurusan Pertanian POLSUB mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian ini. Momentum ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat, baik bagi rekan sejawat dosen maupun seluruh mahasiswa Jurusan Pertanian, untuk terus bergerak maju, meneliti, dan melahirkan inovasi-inovasi segar di sektor hulu hingga hilir pertanian.

Selamat kepada Ibu Fitri Audia, S.T., M.Agr.Sc.! Semoga proses penelitian berjalan dengan lancar dan memberikan kemanfaatan yang luas bagi kemajuan pertanian serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Subang.

Mari terus bertumbuh, terus menginspirasi, dan bangga menjadi bagian dari kemajuan pertanian Subang!

HUMAS-PEDF

Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa POLSUB Berbuah Prestasi di Lomba Kreasi Olah Pangan UNTIRTA


Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa POLSUB Berbuah Prestasi di Lomba Kreasi Olah Pangan UNTIRTA

Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam Lomba Kreasi Olah Pangan yang diselenggarakan oleh Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Ajang ini menjadi wadah inovasi dan kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan produk pangan berbasis potensi lokal, sekaligus mendorong jiwa kewirausahaan dan inovasi di bidang agroindustri.

Pada kompetisi tersebut, Tim Bamtara berhasil meraih Juara 3 Kreasi Olah Pangan melalui produk inovatif bertajuk “Bamboo Nusantara”. Tim ini terdiri dari Gina, Ikhsan, dan Rahmania, mahasiswa Program Studi D4 Teknologi Produksi Tanaman Pangan, dengan bimbingan dosen Puri Eka Dewi Fortuna, S.Tr.P., M.Sc. Produk yang diusung mengangkat nilai kearifan lokal serta kreativitas pengolahan pangan yang berkelanjutan.

Selain itu, prestasi gemilang juga diraih oleh Tim Noko yang memperoleh penghargaan Proposal Terbaik melalui produk “Nori Daun Singkong”. Tim ini beranggotakan Zacki, Hasna, dan Janati dari Program Studi D3 Agroindustri, di bawah bimbingan Gita Vinanda, S.P., M.Si. Inovasi ini menunjukkan potensi diversifikasi pangan lokal yang bernilai tambah dan berdaya saing.

Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang mengapresiasi capaian para mahasiswa dan dosen pembimbing yang telah berkontribusi aktif dalam mendukung pengembangan kreativitas, inovasi, dan prestasi mahasiswa. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama institusi di tingkat regional maupun nasional.

HUMAS-PEDF

Asah Kompetensi Global, Mahasiswa Jurusan Pertanian POLSUB Subang Raih Juara di English Contest UNSIKA


Asah Kompetensi Global, Mahasiswa Jurusan Pertanian POLSUB Subang Raih Juara di English Contest UNSIKA

Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat perguruan tinggi. Gina Pebrianti dan Mita Dwi Aghniya, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Produksi Tanaman Pangan, berhasil meraih Juara 3 pada ajang English Contest of ASEED yang diselenggarakan oleh FKIP Universitas Singaperbangsa Karawang.

Dalam kompetisi tersebut, Gina Pebrianti meraih penghargaan sebagai The Third Winner of Poetry, sementara Mita Dwi Aghniya berhasil memperoleh predikat The Third Winner of News Anchor. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Jurusan Pertanian tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keilmuan pertanian, tetapi juga memiliki kompetensi yang baik dalam penguasaan bahasa Inggris dan keterampilan komunikasi.

Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para dosen pembimbing yang telah memberikan bimbingan, motivasi, dan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba. Semoga capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, berkarya, dan mengharumkan nama institusi di berbagai ajang kompetisi.

Humas-PEDF

Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang Raih Prestasi pada Agriculture Expert Class (AEC) 2025 di Universitas Siliwangi


Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang Raih Prestasi pada Agriculture Expert Class (AEC) 2025 di Universitas Siliwangi

Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Agriculture Expert Class (AEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Siliwangi. Kompetisi tingkat nasional ini mempertemukan para inovator muda di bidang pertanian untuk menampilkan gagasan, penelitian, dan inovasi terbaik mereka.

Pada perhelatan tahun 2025 ini, dua tim dari Jurusan Pertanian berhasil meraih prestasi di dua kategori berbeda, yakni Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Business Model Canvas (BMC).

Tim 1 – Juara 3 LKTI

Judul: “Penerapan Drone Berbasis Algoritma YOLO untuk Deteksi Penyakit Busuk Hati pada Nanas Subang”
Dosen Pembimbing: Wawan Setiawan, S.P., M.Si.

Tim ini terdiri dari mahasiswa:

  • Muhammad Hafidzudin R
  • Tiara Dwiyanti Putri
  • Akhmad Kharis
  • Alisa Nur Janah
  • Najwa Putri Ramadhani

Dalam karya ilmiahnya, tim mengembangkan inovasi pemantauan kesehatan tanaman nanas menggunakan drone yang dilengkapi algoritma YOLO, sehingga penyakit busuk hati pada nanas dapat terdeteksi secara cepat dan akurat. Inovasi ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan pertanian presisi, khususnya bagi komoditas unggulan Nanas Subang.

Tim 2 – Juara Harapan 1 Kategori BMC

Judul: “Cassa Black Noodle”
Dosen Pembimbing: Erin Nur Fitriani, S.T.P., M.T.P.

Anggota tim:

  • Intan Yulianita
  • Zia Zuliatun Naziah
  • Sofyan Hidayah
  • Ramot Jaguar Siagian

Tim ini berhasil memikat dewan juri melalui inovasi produk olahan pangan berupa mi hitam fungsional berbahan dasar cassava yang memiliki nilai gizi lebih tinggi serta potensi pasar yang luas. Melalui pendekatan Business Model Canvas, tim menjabarkan strategi bisnis, analisis konsumen, hingga peluang komersialisasi produk yang dinilai sangat prospektif.

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi dunia pertanian dan agroindustri. Dukungan penuh dari dosen pembimbing serta lingkungan akademik yang inovatif memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terus berkarya dan berprestasi.

Jurusan Pertanian mengapresiasi kerja keras kedua tim dan berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, kreativitas, dan keberanian berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

HUMAS-PEDF

Dosen Jurusan Pertanian Polsub Dukung Penuh Percepatan Penetapan Indikasi Geografis Nanas Subang


Dosen Jurusan Pertanian Polsub Dukung Penuh Percepatan Penetapan Indikasi Geografis Nanas Subang

Subang, 25 Oktober 2025 – Komitmen Politeknik Negeri Subang (POLSUB) dalam memajukan sektor pertanian lokal kembali ditunjukkan melalui partisipasi aktif dosen dalam kegiatan strategis daerah. Dua dosen dari Jurusan Pertanian, Irna Dwi Destiana, M.Si. dan Wawan Setiawan, M.Si., turut hadir dan berkontribusi dalam Focus Group Discussion (FGD) Percepatan Penetapan Indikasi Geografis (IG) Nanas Subang.

FGD tersebut diselenggarakan pada Kamis, 24 Oktober 2025, bertempat di Aula BP4D Kabupaten Subang. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan akademisi, pemerintah daerah, dan pelaku usaha pertanian.

Penguatan Identitas Produk Unggulan Daerah

Indikasi Geografis (IG) merupakan tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang dan/atau produk yang memiliki kualitas, reputasi, dan karakteristik yang sangat ditentukan oleh faktor geografis, termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi keduanya. Penetapan IG Nanas Subang diharapkan mampu memberikan perlindungan hukum, meningkatkan nilai ekonomi, serta melestarikan pengetahuan tradisional terkait budidaya nanas di Subang.

Tujuan utama dari FGD ini adalah:

  • Koordinasi Lintas Sektor: Memperkuat sinergi dan kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses penetapan IG.
  • Penyamaan Persepsi: Memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai urgensi dan langkah-langkah yang diperlukan dalam proses pendaftaran.
  • Pemantapan Dokumen: Memfinalisasi dan memantapkan kelengkapan dokumen pendukung yang akan didaftarkan sebagai syarat utama Indikasi Geografis Nanas Subang.

Kontribusi Akademisi POLSUB

Kehadiran Dosen POLSUB, Irna Dwi Destiana dan Wawan Setiawan, menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam memberikan dukungan keilmuan dan teknis. Partisipasi aktif dari akademisi ini diharapkan dapat memberikan masukan yang berbasis data dan penelitian untuk memperkuat narasi ilmiah dalam dokumen pendaftaran IG Nanas Subang.

“Kami sangat mendukung upaya percepatan penetapan Indikasi Geografis Nanas Subang. Ini adalah pengakuan penting yang tidak hanya melindungi produk, tetapi juga meningkatkan harkat dan martabat petani Subang,” ujar salah satu perwakilan dosen.

Politeknik Negeri Subang berkomitmen untuk terus menjadi mitra utama Pemerintah Kabupaten Subang dalam berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal, khususnya di sektor pertanian.

PEDF-HUMAS

Mahasiswa D3 Agroindustri Raih Juara Nasional di Ajang National Tourism Vocational Skill Competition


Mahasiswa D3 Agroindustri Raih Juara Nasional di Ajang National Tourism Vocational Skill Competition

Subang, Oktober 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi D3 Agroindustri, Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang pada ajang National Tourism Vocational Skill Competition (NTVSC) yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Malang.

Dalam kompetisi bergengsi tingkat nasional tersebut, tim mahasiswa Politeknik Negeri Subang berhasil meraih dua penghargaan sekaligus pada kategori Kompeten Dessert Plating:

Juara 1 Kompeten Dessert Plating diraih oleh Alia Sabrina Maharani dan Hemalia Putri Rahayu
Juara 2 Kompeten Dessert Plating diraih oleh Maura Salsabila dan Tharra Shakila Ghania

Kompetisi ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi vokasi dari seluruh Indonesia dan bertujuan untuk mengasah keterampilan praktis mahasiswa di bidang pariwisata, kuliner, dan perhotelan. Kategori Dessert Plating sendiri menekankan pada kemampuan peserta dalam menyajikan hidangan penutup dengan cita rasa, kreativitas, dan estetika tinggi.

Prestasi ini menunjukkan kemampuan mahasiswa D3 Agroindustri Politeknik Negeri Subang tidak hanya unggul dalam bidang agroindustri, tetapi juga mampu beradaptasi dan berinovasi di dunia kuliner modern.

Menurut dosen pendamping, keberhasilan ini tidak lepas dari ketekunan mahasiswa dalam berlatih, kreativitas dalam menciptakan konsep plating, serta dukungan penuh dari pihak kampus. “Kami sangat bangga dengan capaian ini. Prestasi mereka membuktikan bahwa mahasiswa vokasi memiliki kompetensi tinggi dan siap bersaing di level nasional,” ujarnya.

Ketua Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang juga memberikan apresiasi atas prestasi gemilang ini dan berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan membawa nama baik kampus di kancah nasional maupun internasional.

Dengan semangat Excellence in Action, mahasiswa D3 Agroindustri terus berkomitmen untuk berinovasi, berkreasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia.

Humas-PEDF

Mahasiswa Politeknik Negeri Subang Raih Prestasi Gemilang di Ajang Internasional AITEC VII 2025


Mahasiswa Politeknik Negeri Subang Raih Prestasi Gemilang di Ajang Internasional AITEC VII 2025

Subang, Oktober 2025 – Kabar membanggakan datang dari mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang yang sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Agriculture Innovation Technology Competition (AITEC) VII 2025 yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Jember.

Kompetisi berskala internasional ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi vokasi dari dalam dan luar negeri dengan tujuan mendorong inovasi, keterampilan teknis, serta kreativitas mahasiswa di bidang pertanian dan agroindustri. Dalam ajang bergengsi tersebut, mahasiswa Politeknik Negeri Subang berhasil meraih berbagai penghargaan pada beberapa kategori lomba.

Prestasi Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang di AITEC VII 2025

Kompetisi Penyuluh Pertanian

  • Gina PebriantiJuara 1 Kategori Kompeten
  • Rahmania PutriJuara 2 Kategori Kompeten

Keduanya menunjukkan kemampuan komunikasi dan penyuluhan yang luar biasa dalam menyampaikan materi pertanian kepada masyarakat dengan pendekatan inovatif dan interaktif.

Kompetisi Sortasi Biji Kopi

  • Chandra AkmalJuara 2 Kategori Kompeten
  • Maitsa AzizahJuara 2 Sortasi Biji Kopi

Prestasi ini menunjukkan ketelitian dan profesionalisme mahasiswa dalam menilai kualitas biji kopi sesuai standar mutu industri.

Kompetisi Teknik Pembuatan Bakso Ikan

  • Lista RahmawatiJuara 2 Kategori Kompeten
  • Fahrul MuttaqinJuara 3 Kategori Pemula

Keduanya berhasil menunjukkan keterampilan teknologi pengolahan hasil perikanan, khususnya dalam pembuatan produk olahan ikan yang berkualitas dan inovatif.

Kompetisi Teknik Proses Karkas Ayam

  • Fahmi Dwi YahyaJuara 3 Kategori Terampil
  • Mohamad RamadhanJuara Favorit

Prestasi ini membuktikan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan prosedur pemotongan unggas secara higienis dan sesuai standar industri pangan.

Kompetisi Teknik Okulasi Tanaman

  • Dianova YulianiJuara Favorit

Melalui keterampilan okulasi yang tepat dan rapi, Dianova menunjukkan penguasaan teknik pembiakan tanaman yang menjadi dasar penting dalam pengembangan hortikultura.

Keberhasilan para mahasiswa ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan vokasi di Politeknik Negeri Subang, khususnya di bidang pertanian. Dukungan dosen pembimbing, fasilitas praktik yang memadai, serta semangat kompetitif mahasiswa menjadi faktor utama pencapaian prestasi di tingkat internasional.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa vokasi Indonesia mampu bersaing di level global. Kami sangat bangga atas kerja keras dan dedikasi mahasiswa kami,” ujar salah satu dosen pendamping Jurusan Pertanian.

Kegiatan AITEC VII juga menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi teknis, keterampilan komunikasi, dan kreativitas yang relevan dengan kebutuhan dunia industri dan masyarakat pertanian modern.

Politeknik Negeri Subang terus mendorong mahasiswanya untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai ajang nasional maupun internasional guna memperkuat eksistensi pendidikan vokasi yang unggul dan berdaya saing.

Selamat kepada seluruh mahasiswa berprestasi! Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya dan berinovasi bagi kemajuan pertanian Indonesia.

Humas – PEDF

Menuju Kemandirian Ekonomi: Transformasi Keterampilan ABK Melalui Hidroponik dan Pengolahan Hasil Pertanian Produktif


Menuju Kemandirian Ekonomi: Transformasi Keterampilan ABK Melalui Hidroponik dan Pengolahan Hasil Pertanian Produktif

Purwakarta, 2025 – Dosen Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Wiwik Endah Rahayu, S.TP., M.Si. dan Fitri Audia, S.T., M.Agr.Sc. dengan mengusung tema “Menuju Kemandirian Ekonomi: Transformasi Keterampilan ABK Melalui Hidroponik dan Pengolahan Hasil Pertanian Produktif”.

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SLB Yakalimu Purwakarta dan melibatkan para siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) beserta para pendidik. Tujuannya adalah untuk memberikan pembekalan keterampilan praktis di bidang pertanian modern dan pengolahan hasil, sehingga dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kemandirian ekonomi di masa depan.

Pengenalan Hidroponik untuk Pertanian Ramah Lingkungan

Dalam pelatihan, siswa dikenalkan dengan teknik budidaya hidroponik, yaitu metode menanam tanpa tanah dengan memanfaatkan larutan nutrisi. Sistem hidroponik dinilai sangat cocok diterapkan karena sederhana, hemat lahan, dan ramah lingkungan. Para siswa diajak untuk langsung mempraktikkan proses penyemaian, perawatan, hingga panen sederhana.

Keterampilan Pengolahan Hasil Pertanian

Selain budidaya, para siswa juga diberi pelatihan tentang pengolahan hasil pertanian produktif. Kegiatan ini meliputi pengolahan sayuran dan buah menjadi produk sederhana yang bernilai jual, seperti minuman sehat dan olahan ringan. Hal ini bertujuan agar hasil panen tidak hanya dikonsumsi, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai peluang usaha kecil.

Kontribusi BEM dalam Mendukung Kegiatan

Kegiatan pengabdian ini juga mendapat dukungan penuh dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Subang. Para anggota BEM turut membantu dalam pendampingan siswa, mempersiapkan sarana dan prasarana, serta memastikan kegiatan berjalan lancar. Kehadiran BEM memberikan semangat tersendiri bagi siswa-siswa SLB, karena mereka bisa berinteraksi langsung dengan mahasiswa yang turut menjadi inspirasi.

Memberdayakan ABK untuk Masa Depan Mandiri

Program ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun orang tua siswa. Dengan adanya keterampilan di bidang hidroponik dan pengolahan hasil pertanian, para ABK diharapkan mampu lebih percaya diri, produktif, dan berdaya saing.

Menurut Wiwik Endah Rahayu, S.TP., M.Si., kegiatan ini bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi juga bagian dari upaya membangun inklusi sosial dan ekonomi bagi ABK. Sementara itu, Fitri Audia, S.T., M.Agr.Sc. menambahkan bahwa keterampilan ini dapat menjadi pondasi menuju kemandirian ekonomi sekaligus membuka peluang usaha yang berkelanjutan.

Harapan ke Depan

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam mengembangkan keterampilan produktif bagi ABK. Kegiatan ini juga didukung oleh Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Purwarkarta. Politeknik Negeri Subang melalui Jurusan Pertanian berkomitmen untuk terus mendukung program pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan edukatif, inovatif, dan inklusif, serta melibatkan mahasiswa melalui organisasi kemahasiswaan seperti BEM agar tercipta kolaborasi yang lebih kuat antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat.

HUMAS-PEDF