Sinergi Inovasi: Penguatan Daya Saing Teh Bojonggambir Melalui Hybrid Heritage Technology

Di tengah pesatnya perkembangan industri agribisnis, komoditas teh lokal di Tasikmalaya kini memasuki babak baru. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diinisiasi oleh Politeknik Negeri Subang, Kelompok Tani IT Ponik Gambirkultura mendapatkan pendampingan intensif untuk memperkuat daya saing produk melalui pendekatan Hybrid Heritage Technology.
Mengawinkan Tradisi dan Teknologi
Kegiatan yang bertajuk “Penguatan Daya Saing Produk Teh Melalui Peningkatan Kapasitas Produksi Dan Strategi Branding Berbasis Hybrid Heritage Technology Dalam Kemitraan Masyarakat” ini menjadi titik temu antara warisan budaya pengolahan teh lokal dengan efisiensi teknologi modern. Fokus utamanya adalah melakukan standarisasi kualitas produksi sekaligus membangun identitas produk (branding) yang relevan dengan kebutuhan pasar masa kini.
Kolaborasi Lintas Disiplin
Program ini melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu yang komprehensif, dipimpin oleh Fenny Aprilliani, S.TP., M.Si. dari Jurusan Pertanian, dengan anggota tim Puri Eka Dewi Fortuna, S.Tr.P., M.Sc. (Jurusan Pertanian) dan Usep Abdul Rosid, M.Kom. (Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer).
Sinergi ini diperkuat dengan keterlibatan aktif mahasiswa dari Jurusan Pertanian dan Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer (TIK). Tim ini memberikan pendampingan teknis pada aspek budidaya dan pengolahan pasca-panen, dan mendampingi kelompok tani dalam pengembangan strategi pemasaran digital dan desain kemasan produk.

Dampak bagi Kelompok Tani
Melalui pendampingan ini, Kelompok Tani IT Ponik Gambirkultura diharapkan mampu bertransformasi menjadi kelompok yang lebih mandiri. Integrasi teknologi dalam manajemen bisnis dan pemasaran diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk teh, sehingga teh asal Tasikmalaya ini tidak hanya dikenal di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar digital yang lebih luas dan kompetitif.
Langkah ini merupakan wujud nyata dedikasi Politeknik Negeri Subang dalam mendorong ekosistem pertanian yang lebih inovatif, modern, dan berdaya saing global.
HUMAS-PEDF
Pengumuman Pemberlakuan Buku Panduan Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP)
PENGUMUMAN : Pemberlakuan Buku Panduan Laboratorium TPHP
Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) Politeknik Negeri Subang telah menerbitkan Buku Panduan Laboratorium TPHP sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan praktikum, penelitian, peminjaman alat dan ruangan, serta penggunaan fasilitas laboratorium.
Buku panduan ini memuat:
- Tata tertib penggunaan laboratorium
- Prosedur peminjaman fasilitas
- Ketentuan penggunaan alat dan bahan
- Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
- Pengelolaan limbah dan penanganan keadaan darurat
- Prosedur pelaporan kerusakan alat
Seluruh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan pengguna Laboratorium TPHP diimbau untuk membaca, memahami, serta menaati seluruh ketentuan yang tercantum. Kepatuhan terhadap ketentuan tersebut sangat diperlukan untuk menciptakan kegiatan laboratorium yang tertib, aman, efektif, dan bertanggung jawab.
🌐 Unduh/Akses Buku Panduan Digital di sini: [[https://bit.ly/panduan-TPHP]]
🌐 Unduh/Akses Formulir Penggunaan Laboratorium TPHP di sini: [[https://bit.ly/formulir-LabTPHP]]
Catatan Penting: Pengguna laboratorium yang tidak mematuhi tata tertib dan prosedur yang berlaku tidak diperkenankan menggunakan fasilitas Laboratorium TPHP sampai pengguna tersebut memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.
Demikian pengumuman ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Wajah Baru Generasi Muda Pertanian: Pinpin Abdul Hapid dan Melani Nur Izzaty Terpilih sebagai Duta Jurusan Pertanian 2026
Wajah Baru Generasi Muda Pertanian: Pinpin Abdul Hapid dan Melani Nur Izzaty Terpilih sebagai Duta Jurusan Pertanian 2026

SUBANG – Sektor pertanian masa kini membutuhkan representasi generasi muda yang cerdas, kreatif, dan mampu menjadi jembatan informasi inovasi teknologi kepada masyarakat luas. Menjawab tantangan tersebut, Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang (POLSUB) resmi menobatkan Pinpin Abdul Hapid dan Melani Nur Izzaty sebagai Duta Jurusan Pertanian Tahun 2026.
Melalui proses seleksi yang ketat—mulai dari penilaian akademik, wawasan seputar dunia pertanian modern, kemampuan komunikasi, hingga uji bakat dan kepemimpinan—keduanya dinilai paling siap untuk mengemban amanah sebagai representasi utama (brand ambassador) Jurusan Pertanian selama satu tahun ke depan.
Mengemban Misi Promosi dan Edukasi Pertanian Modern
Sebagai Duta Jurusan Pertanian 2026, Pinpin dan Melani akan memiliki peran strategis. Tidak hanya sekadar menjadi ikon seremonial kampus, mereka akan berada di garda terdepan dalam:
- Promosi Institusi: Mengenalkan keunggulan program studi, fasilitas teaching factory, dan karya inovatif mahasiswa Jurusan Pertanian POLSUB kepada calon mahasiswa baru dan masyarakat luas.
- Edukasi Publik: Mengampanyekan pentingnya sektor pertanian berkelanjutan, ketahanan pangan, serta mematahkan stigma kuno tentang dunia pertanian di kalangan generasi Z.
- Sinergi Kegiatan: Menjadi penggerak dalam berbagai kegiatan sosial, pengabdian masyarakat, serta forum-forum akademik baik di internal maupun eksternal kampus.
Sinergi dan Semangat Baru untuk POLSUB
Terpilihnya Pinpin dan Melani membawa angin segar dan energi positif bagi seluruh civitas akademika. Kombinasi kepemimpinan, wawasan agribisnis, serta kemampuan komunikasi yang adaptif dari keduanya diharapkan mampu meningkatkan awareness masyarakat terhadap potensi besar yang dimiliki oleh Jurusan Pertanian POLSUB.
Pihak manajemen Jurusan Pertanian mengucapkan selamat atas amanah baru yang diemban oleh Pinpin Abdul Hapid dan Melani Nur Izzaty. Semoga gelar ini menjadi batu loncatan untuk terus menginspirasi, berkarya, dan membawa nama baik Jurusan Pertanian POLSUB ke tingkat yang lebih tinggi.
Selamat bertugas, Pinpin dan Melani! Mari bersama-sama menginspirasi pemuda, memajukan pertanian Subang, dan berdampak untuk Indonesia! 🌟🌾
HUMAS-PEDF
Cetak Generasi Unggul, Jurusan Pertanian POLSUB Umumkan Mahasiswa Berprestasi Tahun 2026
Cetak Generasi Unggul, Jurusan Pertanian POLSUB Umumkan Mahasiswa Berprestasi Tahun 2026

SUBANG – Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang (POLSUB) kembali melahirkan talenta-talenta muda berbakat yang siap membawa perubahan di sektor pertanian dan agroindustri. Pada tahun 2026 ini, Jurusan Pertanian secara resmi mengumumkan dan memberikan apresiasi tertinggi atas capaian gemilang dua srikandi kampus yang berhasil menyandang gelar Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Jurusan Pertanian Tahun 2026.

Kedua mahasiswa tersebut dinilai telah menunjukkan performa luar biasa, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam keaktifan organisasi, penalaran, serta inovasi yang sejalan dengan semangat vokasi.

Berikut adalah dua mahasiswa terbaik yang berhasil meraih penghargaan tersebut:
- 🏆 Rahmania Putri – Program Studi Sarjana Terapan (S.Tr.) Teknologi Produksi Tanaman Pangan
- 🏆 Kori Rahma Mardika – Program Studi Diploma III (D3) Agroindustri
Wujud Nyata Dedikasi dan Inovasi Vokasi
Apresiasi yang diraih oleh Rahmania dan Kori merupakan buah manis dari dedikasi yang tinggi, kerja keras tiada henti, serta komitmen yang kuat dalam mendalami ilmu pengetahuan. Di tengah tantangan modernisasi pertanian saat ini, keduanya mampu membuktikan bahwa mahasiswa vokasi Subang memiliki daya saing yang tinggi dan mampu melahirkan gagasan-gagasan inovatif yang relevan untuk masa depan.
Keberhasilan Rahmania di rumpun teknologi produksi pangan serta Kori di bidang hilirisasi dan pengolahan hasil pertanian (agroindustri) menunjukkan sinergi yang utuh dalam rantai nilai pertanian yang diajarkan di POLSUB.
Menjadi Pemacu Semangat bagi Seluruh Mahasiswa
Pihak manajemen Jurusan Pertanian POLSUB berharap agar pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, melainkan juga menjadi pemantik semangat (role model) bagi seluruh mahasiswa lainnya.
Momentum ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk mengukir karya. Seluruh civitas akademika ditantang untuk menjadikan prestasi ini sebagai motivasi bersama agar terus berinovasi, aktif berkompetisi, dan konsisten mengharumkan nama institusi, baik di kancah regional, nasional, maupun internasional.
Selamat dan sukses kepada Rahmania Putri dan Kori Rahma Mardika! Teruslah berkarya, tetap rendah hati, dan jadilah inspirasi bagi pembangunan pertanian Indonesia.
Jurusan Pertanian POLSUB: Tangguh, Inovatif, dan Menginspirasi!
HUMAS-PEDF
Terus Bertumbuh dan Menginspirasi, Dosen Jurusan Pertanian POLSUB Raih Hibah Penelitian Pemda Subang 2026
Terus Bertumbuh dan Menginspirasi, Dosen Jurusan Pertanian POLSUB Raih Hibah Penelitian Pemda Subang 2026

SUBANG – Komitmen Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang (POLSUB) dalam menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat kembali membuahkan hasil membanggakan. Salah satu dosen terbaik Jurusan Pertanian, Ibu Fitri Audia, S.T., M.Agr.Sc., berhasil lolos dan meraih pendanaan penelitian dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang untuk tahun anggaran 2026.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi serta konsistensi civitas akademika POLSUB dalam dunia riset dan pengembangan sektor agribisnis terus diakui di tingkat daerah.
Optimalisasi Teknologi Hidroponik dan Agrowisata di Sagalaherang
Dalam program pendanaan tahun ini, Ibu Fitri Audia mengusung penelitian strategis yang berfokus pada pengembangan potensi lokal. Riset tersebut berjudul:
“Optimalisasi Teknologi Hidroponik Machida Melon untuk Meningkatkan Produktivitas Melon dan Daya Tarik Agrowisata Petik Sendiri di Sagalaherang: Strategi Mendukung Kemandirian Pangan dan Ekonomi Desa”
Melalui penelitian ini, teknologi hidroponik modern akan diintegrasikan dengan konsep eduwisata (agrowisata petik sendiri). Pemilihan wilayah Sagalaherang dinilai sangat strategis untuk mengembangkan komoditas Melon Machida yang bernilai ekonomi tinggi, sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis pedesaan.
Mendukung Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Petani
Keberhasilan meraih dana hibah ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai pencapaian akademik semata, tetapi mampu memberikan dampak instan bagi masyarakat Subang. Konsep yang diteliti menawarkan dua solusi sekaligus:
- Ketahanan Pangan: Peningkatan produktivitas buah melon berkualitas tinggi secara berkelanjutan dengan efisiensi lahan melalui teknologi hidroponik.
- Kemandirian Ekonomi: Membuka peluang usaha pariwisata baru bagi masyarakat desa (agrowisata), yang diharapkan dapat mendongkrak pendapatan petani lokal dan memperluas lapangan kerja.
Pemacu Semangat Inovasi Civitas Akademika
Manajemen Jurusan Pertanian POLSUB mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian ini. Momentum ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat, baik bagi rekan sejawat dosen maupun seluruh mahasiswa Jurusan Pertanian, untuk terus bergerak maju, meneliti, dan melahirkan inovasi-inovasi segar di sektor hulu hingga hilir pertanian.
Selamat kepada Ibu Fitri Audia, S.T., M.Agr.Sc.! Semoga proses penelitian berjalan dengan lancar dan memberikan kemanfaatan yang luas bagi kemajuan pertanian serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Subang.
Mari terus bertumbuh, terus menginspirasi, dan bangga menjadi bagian dari kemajuan pertanian Subang!
HUMAS-PEDF
Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa POLSUB Berbuah Prestasi di Lomba Kreasi Olah Pangan UNTIRTA
Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa POLSUB Berbuah Prestasi di Lomba Kreasi Olah Pangan UNTIRTA

Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam Lomba Kreasi Olah Pangan yang diselenggarakan oleh Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Ajang ini menjadi wadah inovasi dan kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan produk pangan berbasis potensi lokal, sekaligus mendorong jiwa kewirausahaan dan inovasi di bidang agroindustri.
Pada kompetisi tersebut, Tim Bamtara berhasil meraih Juara 3 Kreasi Olah Pangan melalui produk inovatif bertajuk “Bamboo Nusantara”. Tim ini terdiri dari Gina, Ikhsan, dan Rahmania, mahasiswa Program Studi D4 Teknologi Produksi Tanaman Pangan, dengan bimbingan dosen Puri Eka Dewi Fortuna, S.Tr.P., M.Sc. Produk yang diusung mengangkat nilai kearifan lokal serta kreativitas pengolahan pangan yang berkelanjutan.

Selain itu, prestasi gemilang juga diraih oleh Tim Noko yang memperoleh penghargaan Proposal Terbaik melalui produk “Nori Daun Singkong”. Tim ini beranggotakan Zacki, Hasna, dan Janati dari Program Studi D3 Agroindustri, di bawah bimbingan Gita Vinanda, S.P., M.Si. Inovasi ini menunjukkan potensi diversifikasi pangan lokal yang bernilai tambah dan berdaya saing.
Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang mengapresiasi capaian para mahasiswa dan dosen pembimbing yang telah berkontribusi aktif dalam mendukung pengembangan kreativitas, inovasi, dan prestasi mahasiswa. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama institusi di tingkat regional maupun nasional.
HUMAS-PEDF
Asah Kompetensi Global, Mahasiswa Jurusan Pertanian POLSUB Subang Raih Juara di English Contest UNSIKA
Asah Kompetensi Global, Mahasiswa Jurusan Pertanian POLSUB Subang Raih Juara di English Contest UNSIKA

Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat perguruan tinggi. Gina Pebrianti dan Mita Dwi Aghniya, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Produksi Tanaman Pangan, berhasil meraih Juara 3 pada ajang English Contest of ASEED yang diselenggarakan oleh FKIP Universitas Singaperbangsa Karawang.

Dalam kompetisi tersebut, Gina Pebrianti meraih penghargaan sebagai The Third Winner of Poetry, sementara Mita Dwi Aghniya berhasil memperoleh predikat The Third Winner of News Anchor. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Jurusan Pertanian tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keilmuan pertanian, tetapi juga memiliki kompetensi yang baik dalam penguasaan bahasa Inggris dan keterampilan komunikasi.
Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para dosen pembimbing yang telah memberikan bimbingan, motivasi, dan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba. Semoga capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, berkarya, dan mengharumkan nama institusi di berbagai ajang kompetisi.
Humas-PEDF
Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang Raih Prestasi pada Agriculture Expert Class (AEC) 2025 di Universitas Siliwangi
Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang Raih Prestasi pada Agriculture Expert Class (AEC) 2025 di Universitas Siliwangi

Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Agriculture Expert Class (AEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Siliwangi. Kompetisi tingkat nasional ini mempertemukan para inovator muda di bidang pertanian untuk menampilkan gagasan, penelitian, dan inovasi terbaik mereka.
Pada perhelatan tahun 2025 ini, dua tim dari Jurusan Pertanian berhasil meraih prestasi di dua kategori berbeda, yakni Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Business Model Canvas (BMC).

Tim 1 – Juara 3 LKTI
Judul: “Penerapan Drone Berbasis Algoritma YOLO untuk Deteksi Penyakit Busuk Hati pada Nanas Subang”
Dosen Pembimbing: Wawan Setiawan, S.P., M.Si.
Tim ini terdiri dari mahasiswa:
- Muhammad Hafidzudin R
- Tiara Dwiyanti Putri
- Akhmad Kharis
- Alisa Nur Janah
- Najwa Putri Ramadhani
Dalam karya ilmiahnya, tim mengembangkan inovasi pemantauan kesehatan tanaman nanas menggunakan drone yang dilengkapi algoritma YOLO, sehingga penyakit busuk hati pada nanas dapat terdeteksi secara cepat dan akurat. Inovasi ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan pertanian presisi, khususnya bagi komoditas unggulan Nanas Subang.

Tim 2 – Juara Harapan 1 Kategori BMC
Judul: “Cassa Black Noodle”
Dosen Pembimbing: Erin Nur Fitriani, S.T.P., M.T.P.
Anggota tim:
- Intan Yulianita
- Zia Zuliatun Naziah
- Sofyan Hidayah
- Ramot Jaguar Siagian
Tim ini berhasil memikat dewan juri melalui inovasi produk olahan pangan berupa mi hitam fungsional berbahan dasar cassava yang memiliki nilai gizi lebih tinggi serta potensi pasar yang luas. Melalui pendekatan Business Model Canvas, tim menjabarkan strategi bisnis, analisis konsumen, hingga peluang komersialisasi produk yang dinilai sangat prospektif.
Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi dunia pertanian dan agroindustri. Dukungan penuh dari dosen pembimbing serta lingkungan akademik yang inovatif memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terus berkarya dan berprestasi.
Jurusan Pertanian mengapresiasi kerja keras kedua tim dan berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, kreativitas, dan keberanian berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
HUMAS-PEDF
Dosen Jurusan Pertanian Polsub Dukung Penuh Percepatan Penetapan Indikasi Geografis Nanas Subang
Dosen Jurusan Pertanian Polsub Dukung Penuh Percepatan Penetapan Indikasi Geografis Nanas Subang

Subang, 25 Oktober 2025 – Komitmen Politeknik Negeri Subang (POLSUB) dalam memajukan sektor pertanian lokal kembali ditunjukkan melalui partisipasi aktif dosen dalam kegiatan strategis daerah. Dua dosen dari Jurusan Pertanian, Irna Dwi Destiana, M.Si. dan Wawan Setiawan, M.Si., turut hadir dan berkontribusi dalam Focus Group Discussion (FGD) Percepatan Penetapan Indikasi Geografis (IG) Nanas Subang.
FGD tersebut diselenggarakan pada Kamis, 24 Oktober 2025, bertempat di Aula BP4D Kabupaten Subang. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan akademisi, pemerintah daerah, dan pelaku usaha pertanian.
Penguatan Identitas Produk Unggulan Daerah
Indikasi Geografis (IG) merupakan tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang dan/atau produk yang memiliki kualitas, reputasi, dan karakteristik yang sangat ditentukan oleh faktor geografis, termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi keduanya. Penetapan IG Nanas Subang diharapkan mampu memberikan perlindungan hukum, meningkatkan nilai ekonomi, serta melestarikan pengetahuan tradisional terkait budidaya nanas di Subang.
Tujuan utama dari FGD ini adalah:
- Koordinasi Lintas Sektor: Memperkuat sinergi dan kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses penetapan IG.
- Penyamaan Persepsi: Memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai urgensi dan langkah-langkah yang diperlukan dalam proses pendaftaran.
- Pemantapan Dokumen: Memfinalisasi dan memantapkan kelengkapan dokumen pendukung yang akan didaftarkan sebagai syarat utama Indikasi Geografis Nanas Subang.
Kontribusi Akademisi POLSUB
Kehadiran Dosen POLSUB, Irna Dwi Destiana dan Wawan Setiawan, menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam memberikan dukungan keilmuan dan teknis. Partisipasi aktif dari akademisi ini diharapkan dapat memberikan masukan yang berbasis data dan penelitian untuk memperkuat narasi ilmiah dalam dokumen pendaftaran IG Nanas Subang.
“Kami sangat mendukung upaya percepatan penetapan Indikasi Geografis Nanas Subang. Ini adalah pengakuan penting yang tidak hanya melindungi produk, tetapi juga meningkatkan harkat dan martabat petani Subang,” ujar salah satu perwakilan dosen.
Politeknik Negeri Subang berkomitmen untuk terus menjadi mitra utama Pemerintah Kabupaten Subang dalam berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal, khususnya di sektor pertanian.
PEDF-HUMAS
Mahasiswa D3 Agroindustri Raih Juara Nasional di Ajang National Tourism Vocational Skill Competition
Mahasiswa D3 Agroindustri Raih Juara Nasional di Ajang National Tourism Vocational Skill Competition

Subang, Oktober 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi D3 Agroindustri, Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang pada ajang National Tourism Vocational Skill Competition (NTVSC) yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Malang.
Dalam kompetisi bergengsi tingkat nasional tersebut, tim mahasiswa Politeknik Negeri Subang berhasil meraih dua penghargaan sekaligus pada kategori Kompeten Dessert Plating:
Juara 1 Kompeten Dessert Plating diraih oleh Alia Sabrina Maharani dan Hemalia Putri Rahayu
Juara 2 Kompeten Dessert Plating diraih oleh Maura Salsabila dan Tharra Shakila Ghania
Kompetisi ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi vokasi dari seluruh Indonesia dan bertujuan untuk mengasah keterampilan praktis mahasiswa di bidang pariwisata, kuliner, dan perhotelan. Kategori Dessert Plating sendiri menekankan pada kemampuan peserta dalam menyajikan hidangan penutup dengan cita rasa, kreativitas, dan estetika tinggi.
Prestasi ini menunjukkan kemampuan mahasiswa D3 Agroindustri Politeknik Negeri Subang tidak hanya unggul dalam bidang agroindustri, tetapi juga mampu beradaptasi dan berinovasi di dunia kuliner modern.
Menurut dosen pendamping, keberhasilan ini tidak lepas dari ketekunan mahasiswa dalam berlatih, kreativitas dalam menciptakan konsep plating, serta dukungan penuh dari pihak kampus. “Kami sangat bangga dengan capaian ini. Prestasi mereka membuktikan bahwa mahasiswa vokasi memiliki kompetensi tinggi dan siap bersaing di level nasional,” ujarnya.
Ketua Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang juga memberikan apresiasi atas prestasi gemilang ini dan berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan membawa nama baik kampus di kancah nasional maupun internasional.
Dengan semangat Excellence in Action, mahasiswa D3 Agroindustri terus berkomitmen untuk berinovasi, berkreasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia.
Humas-PEDF