Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa POLSUB Berbuah Prestasi di Lomba Kreasi Olah Pangan UNTIRTA


Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa POLSUB Berbuah Prestasi di Lomba Kreasi Olah Pangan UNTIRTA

Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam Lomba Kreasi Olah Pangan yang diselenggarakan oleh Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Ajang ini menjadi wadah inovasi dan kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan produk pangan berbasis potensi lokal, sekaligus mendorong jiwa kewirausahaan dan inovasi di bidang agroindustri.

Pada kompetisi tersebut, Tim Bamtara berhasil meraih Juara 3 Kreasi Olah Pangan melalui produk inovatif bertajuk “Bamboo Nusantara”. Tim ini terdiri dari Gina, Ikhsan, dan Rahmania, mahasiswa Program Studi D4 Teknologi Produksi Tanaman Pangan, dengan bimbingan dosen Puri Eka Dewi Fortuna, S.Tr.P., M.Sc. Produk yang diusung mengangkat nilai kearifan lokal serta kreativitas pengolahan pangan yang berkelanjutan.

Selain itu, prestasi gemilang juga diraih oleh Tim Noko yang memperoleh penghargaan Proposal Terbaik melalui produk “Nori Daun Singkong”. Tim ini beranggotakan Zacki, Hasna, dan Janati dari Program Studi D3 Agroindustri, di bawah bimbingan Gita Vinanda, S.P., M.Si. Inovasi ini menunjukkan potensi diversifikasi pangan lokal yang bernilai tambah dan berdaya saing.

Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang mengapresiasi capaian para mahasiswa dan dosen pembimbing yang telah berkontribusi aktif dalam mendukung pengembangan kreativitas, inovasi, dan prestasi mahasiswa. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama institusi di tingkat regional maupun nasional.

HUMAS-PEDF

Asah Kompetensi Global, Mahasiswa Jurusan Pertanian POLSUB Subang Raih Juara di English Contest UNSIKA


Asah Kompetensi Global, Mahasiswa Jurusan Pertanian POLSUB Subang Raih Juara di English Contest UNSIKA

Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat perguruan tinggi. Gina Pebrianti dan Mita Dwi Aghniya, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Produksi Tanaman Pangan, berhasil meraih Juara 3 pada ajang English Contest of ASEED yang diselenggarakan oleh FKIP Universitas Singaperbangsa Karawang.

Dalam kompetisi tersebut, Gina Pebrianti meraih penghargaan sebagai The Third Winner of Poetry, sementara Mita Dwi Aghniya berhasil memperoleh predikat The Third Winner of News Anchor. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Jurusan Pertanian tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keilmuan pertanian, tetapi juga memiliki kompetensi yang baik dalam penguasaan bahasa Inggris dan keterampilan komunikasi.

Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para dosen pembimbing yang telah memberikan bimbingan, motivasi, dan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba. Semoga capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, berkarya, dan mengharumkan nama institusi di berbagai ajang kompetisi.

Humas-PEDF

Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang Raih Prestasi pada Agriculture Expert Class (AEC) 2025 di Universitas Siliwangi


Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang Raih Prestasi pada Agriculture Expert Class (AEC) 2025 di Universitas Siliwangi

Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Agriculture Expert Class (AEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Siliwangi. Kompetisi tingkat nasional ini mempertemukan para inovator muda di bidang pertanian untuk menampilkan gagasan, penelitian, dan inovasi terbaik mereka.

Pada perhelatan tahun 2025 ini, dua tim dari Jurusan Pertanian berhasil meraih prestasi di dua kategori berbeda, yakni Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Business Model Canvas (BMC).

Tim 1 – Juara 3 LKTI

Judul: “Penerapan Drone Berbasis Algoritma YOLO untuk Deteksi Penyakit Busuk Hati pada Nanas Subang”
Dosen Pembimbing: Wawan Setiawan, S.P., M.Si.

Tim ini terdiri dari mahasiswa:

  • Muhammad Hafidzudin R
  • Tiara Dwiyanti Putri
  • Akhmad Kharis
  • Alisa Nur Janah
  • Najwa Putri Ramadhani

Dalam karya ilmiahnya, tim mengembangkan inovasi pemantauan kesehatan tanaman nanas menggunakan drone yang dilengkapi algoritma YOLO, sehingga penyakit busuk hati pada nanas dapat terdeteksi secara cepat dan akurat. Inovasi ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan pertanian presisi, khususnya bagi komoditas unggulan Nanas Subang.

Tim 2 – Juara Harapan 1 Kategori BMC

Judul: “Cassa Black Noodle”
Dosen Pembimbing: Erin Nur Fitriani, S.T.P., M.T.P.

Anggota tim:

  • Intan Yulianita
  • Zia Zuliatun Naziah
  • Sofyan Hidayah
  • Ramot Jaguar Siagian

Tim ini berhasil memikat dewan juri melalui inovasi produk olahan pangan berupa mi hitam fungsional berbahan dasar cassava yang memiliki nilai gizi lebih tinggi serta potensi pasar yang luas. Melalui pendekatan Business Model Canvas, tim menjabarkan strategi bisnis, analisis konsumen, hingga peluang komersialisasi produk yang dinilai sangat prospektif.

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi dunia pertanian dan agroindustri. Dukungan penuh dari dosen pembimbing serta lingkungan akademik yang inovatif memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terus berkarya dan berprestasi.

Jurusan Pertanian mengapresiasi kerja keras kedua tim dan berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, kreativitas, dan keberanian berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

HUMAS-PEDF

Dosen Jurusan Pertanian Polsub Dukung Penuh Percepatan Penetapan Indikasi Geografis Nanas Subang


Dosen Jurusan Pertanian Polsub Dukung Penuh Percepatan Penetapan Indikasi Geografis Nanas Subang

Subang, 25 Oktober 2025 – Komitmen Politeknik Negeri Subang (POLSUB) dalam memajukan sektor pertanian lokal kembali ditunjukkan melalui partisipasi aktif dosen dalam kegiatan strategis daerah. Dua dosen dari Jurusan Pertanian, Irna Dwi Destiana, M.Si. dan Wawan Setiawan, M.Si., turut hadir dan berkontribusi dalam Focus Group Discussion (FGD) Percepatan Penetapan Indikasi Geografis (IG) Nanas Subang.

FGD tersebut diselenggarakan pada Kamis, 24 Oktober 2025, bertempat di Aula BP4D Kabupaten Subang. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan akademisi, pemerintah daerah, dan pelaku usaha pertanian.

Penguatan Identitas Produk Unggulan Daerah

Indikasi Geografis (IG) merupakan tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang dan/atau produk yang memiliki kualitas, reputasi, dan karakteristik yang sangat ditentukan oleh faktor geografis, termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi keduanya. Penetapan IG Nanas Subang diharapkan mampu memberikan perlindungan hukum, meningkatkan nilai ekonomi, serta melestarikan pengetahuan tradisional terkait budidaya nanas di Subang.

Tujuan utama dari FGD ini adalah:

  • Koordinasi Lintas Sektor: Memperkuat sinergi dan kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses penetapan IG.
  • Penyamaan Persepsi: Memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai urgensi dan langkah-langkah yang diperlukan dalam proses pendaftaran.
  • Pemantapan Dokumen: Memfinalisasi dan memantapkan kelengkapan dokumen pendukung yang akan didaftarkan sebagai syarat utama Indikasi Geografis Nanas Subang.

Kontribusi Akademisi POLSUB

Kehadiran Dosen POLSUB, Irna Dwi Destiana dan Wawan Setiawan, menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam memberikan dukungan keilmuan dan teknis. Partisipasi aktif dari akademisi ini diharapkan dapat memberikan masukan yang berbasis data dan penelitian untuk memperkuat narasi ilmiah dalam dokumen pendaftaran IG Nanas Subang.

“Kami sangat mendukung upaya percepatan penetapan Indikasi Geografis Nanas Subang. Ini adalah pengakuan penting yang tidak hanya melindungi produk, tetapi juga meningkatkan harkat dan martabat petani Subang,” ujar salah satu perwakilan dosen.

Politeknik Negeri Subang berkomitmen untuk terus menjadi mitra utama Pemerintah Kabupaten Subang dalam berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal, khususnya di sektor pertanian.

PEDF-HUMAS

Mahasiswa D3 Agroindustri Raih Juara Nasional di Ajang National Tourism Vocational Skill Competition


Mahasiswa D3 Agroindustri Raih Juara Nasional di Ajang National Tourism Vocational Skill Competition

Subang, Oktober 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi D3 Agroindustri, Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang pada ajang National Tourism Vocational Skill Competition (NTVSC) yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Malang.

Dalam kompetisi bergengsi tingkat nasional tersebut, tim mahasiswa Politeknik Negeri Subang berhasil meraih dua penghargaan sekaligus pada kategori Kompeten Dessert Plating:

Juara 1 Kompeten Dessert Plating diraih oleh Alia Sabrina Maharani dan Hemalia Putri Rahayu
Juara 2 Kompeten Dessert Plating diraih oleh Maura Salsabila dan Tharra Shakila Ghania

Kompetisi ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi vokasi dari seluruh Indonesia dan bertujuan untuk mengasah keterampilan praktis mahasiswa di bidang pariwisata, kuliner, dan perhotelan. Kategori Dessert Plating sendiri menekankan pada kemampuan peserta dalam menyajikan hidangan penutup dengan cita rasa, kreativitas, dan estetika tinggi.

Prestasi ini menunjukkan kemampuan mahasiswa D3 Agroindustri Politeknik Negeri Subang tidak hanya unggul dalam bidang agroindustri, tetapi juga mampu beradaptasi dan berinovasi di dunia kuliner modern.

Menurut dosen pendamping, keberhasilan ini tidak lepas dari ketekunan mahasiswa dalam berlatih, kreativitas dalam menciptakan konsep plating, serta dukungan penuh dari pihak kampus. “Kami sangat bangga dengan capaian ini. Prestasi mereka membuktikan bahwa mahasiswa vokasi memiliki kompetensi tinggi dan siap bersaing di level nasional,” ujarnya.

Ketua Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang juga memberikan apresiasi atas prestasi gemilang ini dan berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan membawa nama baik kampus di kancah nasional maupun internasional.

Dengan semangat Excellence in Action, mahasiswa D3 Agroindustri terus berkomitmen untuk berinovasi, berkreasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia.

Humas-PEDF

Mahasiswa Politeknik Negeri Subang Raih Prestasi Gemilang di Ajang Internasional AITEC VII 2025


Mahasiswa Politeknik Negeri Subang Raih Prestasi Gemilang di Ajang Internasional AITEC VII 2025

Subang, Oktober 2025 – Kabar membanggakan datang dari mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang yang sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Agriculture Innovation Technology Competition (AITEC) VII 2025 yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Jember.

Kompetisi berskala internasional ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi vokasi dari dalam dan luar negeri dengan tujuan mendorong inovasi, keterampilan teknis, serta kreativitas mahasiswa di bidang pertanian dan agroindustri. Dalam ajang bergengsi tersebut, mahasiswa Politeknik Negeri Subang berhasil meraih berbagai penghargaan pada beberapa kategori lomba.

Prestasi Mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang di AITEC VII 2025

Kompetisi Penyuluh Pertanian

  • Gina PebriantiJuara 1 Kategori Kompeten
  • Rahmania PutriJuara 2 Kategori Kompeten

Keduanya menunjukkan kemampuan komunikasi dan penyuluhan yang luar biasa dalam menyampaikan materi pertanian kepada masyarakat dengan pendekatan inovatif dan interaktif.

Kompetisi Sortasi Biji Kopi

  • Chandra AkmalJuara 2 Kategori Kompeten
  • Maitsa AzizahJuara 2 Sortasi Biji Kopi

Prestasi ini menunjukkan ketelitian dan profesionalisme mahasiswa dalam menilai kualitas biji kopi sesuai standar mutu industri.

Kompetisi Teknik Pembuatan Bakso Ikan

  • Lista RahmawatiJuara 2 Kategori Kompeten
  • Fahrul MuttaqinJuara 3 Kategori Pemula

Keduanya berhasil menunjukkan keterampilan teknologi pengolahan hasil perikanan, khususnya dalam pembuatan produk olahan ikan yang berkualitas dan inovatif.

Kompetisi Teknik Proses Karkas Ayam

  • Fahmi Dwi YahyaJuara 3 Kategori Terampil
  • Mohamad RamadhanJuara Favorit

Prestasi ini membuktikan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan prosedur pemotongan unggas secara higienis dan sesuai standar industri pangan.

Kompetisi Teknik Okulasi Tanaman

  • Dianova YulianiJuara Favorit

Melalui keterampilan okulasi yang tepat dan rapi, Dianova menunjukkan penguasaan teknik pembiakan tanaman yang menjadi dasar penting dalam pengembangan hortikultura.

Keberhasilan para mahasiswa ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan vokasi di Politeknik Negeri Subang, khususnya di bidang pertanian. Dukungan dosen pembimbing, fasilitas praktik yang memadai, serta semangat kompetitif mahasiswa menjadi faktor utama pencapaian prestasi di tingkat internasional.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa vokasi Indonesia mampu bersaing di level global. Kami sangat bangga atas kerja keras dan dedikasi mahasiswa kami,” ujar salah satu dosen pendamping Jurusan Pertanian.

Kegiatan AITEC VII juga menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi teknis, keterampilan komunikasi, dan kreativitas yang relevan dengan kebutuhan dunia industri dan masyarakat pertanian modern.

Politeknik Negeri Subang terus mendorong mahasiswanya untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai ajang nasional maupun internasional guna memperkuat eksistensi pendidikan vokasi yang unggul dan berdaya saing.

Selamat kepada seluruh mahasiswa berprestasi! Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya dan berinovasi bagi kemajuan pertanian Indonesia.

Humas – PEDF

Menuju Kemandirian Ekonomi: Transformasi Keterampilan ABK Melalui Hidroponik dan Pengolahan Hasil Pertanian Produktif


Menuju Kemandirian Ekonomi: Transformasi Keterampilan ABK Melalui Hidroponik dan Pengolahan Hasil Pertanian Produktif

Purwakarta, 2025 – Dosen Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Wiwik Endah Rahayu, S.TP., M.Si. dan Fitri Audia, S.T., M.Agr.Sc. dengan mengusung tema “Menuju Kemandirian Ekonomi: Transformasi Keterampilan ABK Melalui Hidroponik dan Pengolahan Hasil Pertanian Produktif”.

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SLB Yakalimu Purwakarta dan melibatkan para siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) beserta para pendidik. Tujuannya adalah untuk memberikan pembekalan keterampilan praktis di bidang pertanian modern dan pengolahan hasil, sehingga dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kemandirian ekonomi di masa depan.

Pengenalan Hidroponik untuk Pertanian Ramah Lingkungan

Dalam pelatihan, siswa dikenalkan dengan teknik budidaya hidroponik, yaitu metode menanam tanpa tanah dengan memanfaatkan larutan nutrisi. Sistem hidroponik dinilai sangat cocok diterapkan karena sederhana, hemat lahan, dan ramah lingkungan. Para siswa diajak untuk langsung mempraktikkan proses penyemaian, perawatan, hingga panen sederhana.

Keterampilan Pengolahan Hasil Pertanian

Selain budidaya, para siswa juga diberi pelatihan tentang pengolahan hasil pertanian produktif. Kegiatan ini meliputi pengolahan sayuran dan buah menjadi produk sederhana yang bernilai jual, seperti minuman sehat dan olahan ringan. Hal ini bertujuan agar hasil panen tidak hanya dikonsumsi, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai peluang usaha kecil.

Kontribusi BEM dalam Mendukung Kegiatan

Kegiatan pengabdian ini juga mendapat dukungan penuh dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Subang. Para anggota BEM turut membantu dalam pendampingan siswa, mempersiapkan sarana dan prasarana, serta memastikan kegiatan berjalan lancar. Kehadiran BEM memberikan semangat tersendiri bagi siswa-siswa SLB, karena mereka bisa berinteraksi langsung dengan mahasiswa yang turut menjadi inspirasi.

Memberdayakan ABK untuk Masa Depan Mandiri

Program ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun orang tua siswa. Dengan adanya keterampilan di bidang hidroponik dan pengolahan hasil pertanian, para ABK diharapkan mampu lebih percaya diri, produktif, dan berdaya saing.

Menurut Wiwik Endah Rahayu, S.TP., M.Si., kegiatan ini bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi juga bagian dari upaya membangun inklusi sosial dan ekonomi bagi ABK. Sementara itu, Fitri Audia, S.T., M.Agr.Sc. menambahkan bahwa keterampilan ini dapat menjadi pondasi menuju kemandirian ekonomi sekaligus membuka peluang usaha yang berkelanjutan.

Harapan ke Depan

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam mengembangkan keterampilan produktif bagi ABK. Kegiatan ini juga didukung oleh Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Purwarkarta. Politeknik Negeri Subang melalui Jurusan Pertanian berkomitmen untuk terus mendukung program pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan edukatif, inovatif, dan inklusif, serta melibatkan mahasiswa melalui organisasi kemahasiswaan seperti BEM agar tercipta kolaborasi yang lebih kuat antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat.

HUMAS-PEDF

Dosen Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang Lolos Seleksi Program Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris 2025


Dosen Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang Lolos Seleksi Program Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris 2025

Politeknik Negeri Subang kembali menorehkan prestasi membanggakan. Tiga dosen dari Jurusan Pertanian berhasil lolos seleksi Program Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Dosen Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).

Mereka adalah:

  1. Desy Triastuti, S.TP., M.P.
  2. Fitri Audia, S.T., M.Agr.Sc.
  3. Rahmi Rahmawati, S.TP., M.TP.

Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dosen di bidang bahasa Inggris, khususnya untuk menunjang aktivitas akademik internasional, penulisan publikasi ilmiah bereputasi, serta memperluas jejaring kerjasama global.

Melalui program ini, para peserta akan mendapatkan pelatihan intensif yang meliputi peningkatan keterampilan listening, speaking, reading, dan writing, termasuk strategi penulisan akademik internasional. Tidak hanya itu, program ini juga diarahkan untuk mendukung dosen dalam meraih sertifikasi bahasa Inggris yang diakui secara global.

Keberhasilan ketiga dosen Jurusan Pertanian ini menjadi bukti nyata komitmen Politeknik Negeri Subang dalam mendorong dosennya untuk terus meningkatkan kualitas diri. Dengan penguasaan bahasa Inggris yang lebih baik, diharapkan para dosen dapat lebih aktif dalam menjalin kolaborasi penelitian internasional, meningkatkan publikasi di jurnal bereputasi, serta mendukung proses internasionalisasi kampus.

Jurusan Pertanian memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Desy Triastuti, S.TP., M.P., Fitri Audia, S.T., M.Agr.Sc., dan Rahmi Rahmawati, S.TP., M.TP. atas capaian ini. Semoga keberhasilan mereka menjadi motivasi bagi dosen-dosen lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi dan berkontribusi bagi kemajuan Politeknik Negeri Subang.

HUMAS-PEDF

Mahasiswi Polsub Raih Juara 1 Syahril Qur’an Putri pada MTQ Politeknik Nasional 2025 di Batam


Mahasiswi Polsub Raih Juara 1 Syahril Qur’an Putri pada MTQ Politeknik Nasional 2025 di Batam

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Politeknik Negeri Subang (Polsub). Tim Polsub berhasil meraih Juara 1 Lomba Syahril Qur’an Putri Kategori Thayyib dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Politeknik Nasional 2025 yang diselenggarakan di Politeknik Negeri Batam.

Tim Syahril Qur’an Putri Polsub terdiri dari:

  • Rahmania Putri (D4 Teknologi Produksi Tanaman Pangan – Jurusan Pertanian)
  • Lina Sintia (D4 Teknik Rekayasa Perangkat Lunak – Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer)
  • Alya Maratun Jamilah (D4 Teknik Rekayasa Perangkat Lunak – Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer)

Dengan penampilan penuh penghayatan dan penguasaan materi Al-Qur’an yang kuat, ketiganya berhasil memukau dewan juri serta menyisihkan peserta dari berbagai politeknik negeri se-Indonesia.

Direktur Politeknik Negeri Subang memberikan apresiasi atas capaian ini. “Kami sangat bangga dengan prestasi mahasiswa Polsub yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik dan inovasi, tetapi juga dalam bidang religius. Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Polsub berkarakter, berprestasi, dan siap membawa nama baik kampus di tingkat nasional,” ujarnya.

Kemenangan ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa Polsub lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik, seni, olahraga, maupun keagamaan, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam setiap aktivitas.

PEDF-HUMAS

Mahasiswa D3 Agroindustri Politeknik Negeri Subang Lolos 10 Besar di Subang Innovation Festival (SIF) 2025


Mahasiswa D3 Agroindustri Politeknik Negeri Subang Lolos 10 Besar di Subang Innovation Festival (SIF) 2025

Subang – Empat kelompok mahasiswa Program Studi D3 Agroindustri Politeknik Negeri Subang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Subang Innovation Festival (SIF) 2025. Keempat tim tersebut lolos ke 10 besar tahap penilaian substansi berkat ide-ide inovatif mereka dalam bidang pengolahan pangan berbasis potensi lokal.

Adapun karya inovasi yang berhasil masuk 10 besar yaitu:

  1. Kefiberry: Probiotik Ice Cream Kefir
    Produk es krim probiotik dengan bahan dasar kefir yang dikembangkan untuk menghadirkan camilan sehat sekaligus mendukung gaya hidup modern yang lebih peduli kesehatan.
  2. Inovasi Pangan Lokal: Sosis Ikan Nila dengan Filler Ubi Kuning
    Inovasi olahan sosis berbasis ikan nila yang dipadukan dengan ubi kuning sebagai upaya memanfaatkan komoditas lokal sekaligus meningkatkan nilai gizi.
  3. Greenbite Dinsum (Dinsum Ikan Daun Katuk)
    Produk dinamis berupa dimsum sehat yang mengombinasikan ikan segar dengan daun katuk, memberikan nilai tambah baik dari sisi rasa maupun kandungan nutrisi.
  4. Denilicious: Dendeng Ikan Nila
    Inovasi pangan berupa dendeng berbahan dasar ikan nila sebagai alternatif pangan kaya protein sekaligus mendukung diversifikasi produk hasil perikanan.

Dari keempat tim tersebut, dua di antaranya kembali mencetak prestasi dengan berhasil menembus 5 besar SIF 2025, yakni:

  1. Kefiberry: Probiotik Ice Cream Kefir
  2. Inovasi Pangan Lokal: Sosis Ikan Nila dengan Filler Ubi Kuning

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa D3 Agroindustri Politeknik Negeri Subang mampu berinovasi dan bersaing dalam menciptakan produk pangan fungsional serta berbasis potensi lokal.

Ketua Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang menyampaikan apresiasinya terhadap capaian ini. “Prestasi ini menunjukkan semangat dan kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan inovasi pangan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap inovasi ini tidak hanya berhenti di ajang kompetisi, tetapi juga dapat dikembangkan hingga tahap komersialisasi,” ujarnya.

Melalui partisipasi di ajang Subang Innovation Festival (SIF) 2025, mahasiswa tidak hanya berkompetisi tetapi juga berkesempatan untuk melatih keterampilan presentasi, kolaborasi tim, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan berbasis inovasi.

HUMAS-PEDF