Dosen D3 Agroindustri Laksanakan Pengabdian Masyarakat: Pengujian Mutu Oncom, Analisis Daya Simpan, dan Nilai Gizi di SMK Yadika Subang

Tim dosen Program Studi D3 Agroindustri, Jurusan Pertanian, Politeknik Negeri Subang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Pengujian Mutu Produk Oncom: Analisis Daya Simpan dan Nilai Gizi” di SMK Yadika, Kabupaten Subang.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menguji kualitas produk pangan lokal, khususnya oncom, yang merupakan salah satu makanan tradisional Jawa Barat. Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan wawasan tentang standar mutu pangan, teknik pengujian laboratorium, serta faktor-faktor yang mempengaruhi daya simpan dan kandungan gizi produk.
Latar Belakang Kegiatan
Oncom adalah produk fermentasi berbasis kedelai atau ampas tahu yang memiliki cita rasa khas dan nilai gizi tinggi. Namun, kualitas oncom dapat menurun jika proses produksi dan penyimpanan tidak tepat. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan yang memadai mengenai pengujian mutu, analisis daya simpan, dan kandungan gizinya.
Melalui pengabdian ini, dosen D3 Agroindustri ingin memberikan pengalaman langsung kepada siswa SMK Yadika untuk melakukan analisis secara ilmiah dengan metode yang tepat.
Rangkaian Kegiatan
Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka di laboratorium SMK Yadika dengan beberapa tahapan, antara lain:
- Penyampaian materi teori mengenai standar mutu oncom, parameter uji, dan pentingnya pengendalian kualitas.
- Praktik pengujian fisik dan organoleptik untuk menilai tekstur, aroma, rasa, dan warna oncom.
- Analisis daya simpan dengan mengamati perubahan kualitas oncom selama periode penyimpanan.
- Pengujian nilai gizi seperti kadar protein, lemak, karbohidrat, dan kadar air menggunakan metode laboratorium.
- Diskusi hasil pengujian dan rekomendasi perbaikan proses produksi.
Manfaat bagi Siswa dan Sekolah
Dengan adanya kegiatan ini, siswa SMK Yadika memperoleh:
- Pemahaman tentang mutu produk pangan dan standar keamanannya.
- Keterampilan analisis laboratorium yang dapat diterapkan di dunia kerja.
- Kesadaran pentingnya penanganan pasca-produksi untuk menjaga daya simpan dan kualitas gizi produk pangan.
Kepala sekolah SMK Yadika, mengapresiasi kegiatan ini.
“Pengalaman ini sangat bermanfaat bagi siswa kami, karena mereka dapat belajar langsung dari praktisi dan dosen yang berpengalaman di bidang pengolahan pangan,” ujarnya.
Komitmen Lanjutan
Kaprodi D3 Agroindustri, menegaskan bahwa kerjasama ini akan terus dilanjutkan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan di bidang agroindustri, sehingga siswa dapat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri pangan.
“Kami berharap ilmu yang diberikan dapat memotivasi siswa untuk terus mengembangkan keterampilan dan menjaga kualitas produk pangan tradisional,” ungkapnya.
HUMAS-PEDF