Sambut 6 Dosen Baru di Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang


Sambut 6 Dosen Baru di Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang

Politeknik Negeri Subang (Polsub) kembali menghadirkan tenaga pengajar baru yang akan menguatkan kualitas pendidikan di Jurusan Pertanian. Enam dosen baru ini membawa keahlian dan pengalaman yang beragam di bidang pertanian dan ilmu pendukungnya. Berikut profil singkat dari mereka:

1. Erin Nur Fitriani, S.T.P., M.T.P – Teknologi Industri Pertanian

Erin Nur Fitriani bergabung sebagai dosen di bidang Teknologi Industri Pertanian. Dengan latar belakang pendidikan S.T.P. dan M.T.P., beliau menguasai pengolahan hasil pertanian yang berfokus pada inovasi teknologi untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian.

2. Muhammad Abdillah Hasan Qonit, M.T.P. – Teknologi Agroindustri

Muhammad Abdillah Hasan Qonit memiliki keahlian di bidang Teknologi Agroindustri, yang mencakup proses pengolahan dan pengemasan hasil pertanian sehingga dapat memenuhi standar industri dan pasar.

3. Inayah Rahmawati Putri Utami, M.P – Agribisnis

Inayah Rahmawati Putri Utami mengampu bidang Agribisnis dengan fokus pada aspek ekonomi dan manajemen dalam sektor pertanian. Beliau membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang pengelolaan bisnis pertanian yang berkelanjutan dan menguntungkan.

4. Wawan Setiawan, S.P., M.Si. – Hama Penyakit Tanaman

Wawan Setiawan memiliki spesialisasi di bidang Hama dan Penyakit Tanaman. Keahliannya sangat penting dalam melindungi tanaman dari gangguan hama dan penyakit yang dapat mengancam produksi pertanian.

5. Meridian Khairad, S.Pd., M.Si. – Matematika

Meridian Chaired mengajarkan Matematika sebagai mata kuliah penunjang di jurusan pertanian. Penguasaan matematika sangat membantu dalam analisis data, perencanaan, hingga pengembangan teknologi pertanian.

6. Faris Nur Fauzi Athallah, M.P. – Ilmu Tanah

Faris Nur Fauzi Athallah mengkhususkan diri di Ilmu Tanah, yang mempelajari sifat dan kondisi tanah serta pengelolaannya untuk mendukung pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Kehadiran dosen-dosen baru ini diharapkan dapat memperkuat pengajaran dan penelitian di jurusan pertanian Politeknik Negeri Subang, sehingga mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia pertanian modern.

HUMAS JPERTA – PEDF

Mahasiswa D3 Agroindustri Gelar Mini Expo: Inovasi Pengolahan Limbah Agroindustri Ramah Lingkungan


Mahasiswa D3 Agroindustri Gelar Mini Expo: Inovasi Pengolahan Limbah Agroindustri Ramah Lingkungan

Subang, Juli 2025 — Mahasiswa Program Studi D3 Agroindustri Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang kembali menunjukkan kepedulian dan kreativitasnya terhadap isu lingkungan melalui kegiatan Mini Expo Produk Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah Agroindustri. Expo ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memamerkan hasil karya inovatif mereka dalam mengolah limbah agroindustri menjadi produk bernilai guna tinggi dan ramah lingkungan.

Sebagai bagian dari mata kuliah yang mengintegrasikan aspek teknologi, keberlanjutan, dan pemberdayaan sumber daya lokal, kegiatan ini menekankan pentingnya pengelolaan limbah yang bijak dalam industri pertanian dan pangan. Produk-produk yang dihadirkan merupakan hasil proyek mahasiswa yang telah melalui proses riset, formulasi, uji coba, dan penyempurnaan.

Produk Inovasi Mahasiswa D3 Agroindustri sebagai berikut:

Biodegradable Foam
Busa ramah lingkungan dari limbah pertanian yang dapat terurai secara alami, sebagai alternatif pengganti styrofoam konvensional.

Eco Enzyme
Cairan multifungsi hasil fermentasi limbah organik rumah tangga, dapat digunakan sebagai pembersih serbaguna dan pupuk cair alami.

Eco Block
Bata ramah lingkungan yang dibuat dari limbah pertanian dan abu sekam, cocok sebagai bahan bangunan berkelanjutan.

Biodiesel Minyak Jelantah
Energi alternatif hasil proses transesterifikasi dari minyak goreng bekas yang dapat digunakan sebagai bahan bakar ramah lingkungan.

Tinta Limbah Daun
Inovasi tinta alami dari ekstrak daun limbah, bebas bahan kimia berbahaya, cocok untuk kebutuhan edukasi dan seni.

Biogas
Pemanfaatan limbah organik menjadi sumber energi terbarukan berupa gas metana, ideal untuk kebutuhan rumah tangga dan skala kecil.

Kegiatan mini expo ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa berpikir kritis dan kreatif dalam mengelola limbah agroindustri yang selama ini kurang dimanfaatkan. Dengan pendekatan berbasis teknologi tepat guna dan keberlanjutan, mahasiswa dilatih untuk mengembangkan solusi nyata terhadap permasalahan limbah, sekaligus menciptakan peluang usaha berbasis ekonomi sirkular. Expo ini juga menjadi ajang untuk menumbuhkan semangat inovasi, kolaborasi, dan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda agroindustri.

Dosen pengampu dan pengunjung expo mengapresiasi semangat dan ketekunan mahasiswa dalam mengembangkan produk-produk inovatif yang berdampak positif bagi lingkungan. Beberapa produk bahkan dinilai potensial untuk dikembangkan lebih lanjut dalam skala industri kecil dan menengah. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi pemicu lahirnya lebih banyak inovasi berbasis limbah yang tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan peluang ekonomi baru.

HUMAS

PEDF

EXPO Mini Produk Inovasi Mahasiswa: Kreasi Bermanfaat dari Mata Kuliah Teknologi Lemak dan Minyak


EXPO Mini Produk Inovasi Mahasiswa: Kreasi Bermanfaat dari Mata Kuliah Teknologi Lemak dan Minyak

Subang, Juli 2025 — Inovasi dan kreativitas kembali ditunjukkan oleh mahasiswa D3 Agroindustri Politeknik Negeri Subang dalam kegiatan EXPO Mini Produk Inovasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah Teknologi Lemak dan Minyak, di mana mahasiswa ditantang untuk menciptakan produk berbasis lemak dan minyak nabati yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga memiliki nilai tambah secara fungsional dan ekonomis.

Expo ini menampilkan beragam produk inovatif hasil olahan mahasiswa yang mengangkat konsep ramah lingkungan, natural, dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya memamerkan hasil, para mahasiswa juga mempresentasikan latar belakang pembuatan produk, proses formulasi, serta manfaat dan keunggulan produk yang dikembangkan.

Produk-Produk Inovatif Mahasiswa:

  1. Spray Anti Nyamuk
    Produk berbasis minyak esensial alami yang aman digunakan dan ramah lingkungan, dengan aroma menyegarkan serta efektif mengusir nyamuk.
  2. Natural Soap
    Sabun mandi berbahan dasar minyak nabati dan bahan alami tanpa bahan kimia sintetis, cocok untuk kulit sensitif.
  3. Balsem
    Balsem herbal hangat dengan campuran minyak atsiri, membantu meredakan pegal dan memberikan efek relaksasi.
  4. Flake Soap
    Sabun kering dalam bentuk serpihan praktis, ideal digunakan saat bepergian atau untuk penggunaan sekali pakai.
  5. Lip Balm Avotela
    Pelembab bibir berbahan dasar minyak alpukat dan minyak kelapa, diformulasikan untuk menjaga kelembapan alami bibir.
  6. Gel Penunjang Belajar
    Gel aromaterapi yang dirancang untuk meningkatkan fokus belajar, menggunakan campuran minyak esensial peppermint dan lavender.
  7. Pembersih Kaca
    Produk pembersih kaca ramah lingkungan berbasis minyak jeruk dan alkohol alami, efektif menghilangkan noda dan memberikan kilau.
  8. Pelembab Alami
    Pelembab kulit dengan bahan dasar minyak nabati yang diformulasikan tanpa bahan kimia sintetis, cocok untuk semua jenis kulit.
  9. Hand Gel
    Gel pembersih tangan tanpa alkohol dengan tambahan minyak esensial antibakteri, lembut di kulit namun tetap higienis.

Kegiatan expo mini ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengembangkan produk dari teori yang telah dipelajari. Mahasiswa diajak untuk memahami potensi lemak dan minyak nabati tidak hanya sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai bahan baku produk non-pangan yang bernilai guna tinggi. Selain itu, kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk kreatif, inovatif, dan solutif dalam menciptakan produk yang ramah lingkungan serta sesuai dengan kebutuhan pasar masa kini.

Karya-karya mahasiswa mendapat sambutan positif dari dosen pembimbing dan para pengunjung. Banyak produk yang dinilai potensial untuk dikembangkan lebih lanjut dalam skala usaha kecil dan menengah (UKM). Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki pemahaman teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu teknologi lemak dan minyak secara praktis dalam dunia industri maupun wirausaha.

HUMAS

PEDF

EXPO Produk Inovasi Mahasiswa D3 Agroindustri: Kreasi Lezat dan Inovatif dari Hasil Ternak dan Perikanan


EXPO Produk Inovasi Mahasiswa D3 Agroindustri: Kreasi Lezat dan Inovatif dari Hasil Ternak dan Perikanan

Subang, Juli 2025 — Mahasiswa Program Studi D3 Agroindustri Politeknik Negeri Subang kembali menunjukkan kreativitas dan inovasinya dalam ajang EXPO Produk Inovasi Mahasiswa. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Teknologi Pengolahan Hasil Hewani yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam mengolah bahan hasil ternak dan perikanan menjadi produk bernilai tambah.

Kegiatan expo yang digelar secara meriah ini menghadirkan berbagai olahan inovatif dari bahan baku ikan dan produk susu fermentasi. Tidak hanya sekadar memamerkan, para mahasiswa juga menjelaskan proses pembuatan, keunggulan gizi, serta potensi pasar dari setiap produk yang mereka kembangkan.

Inilah 12 Produk Unggulan Mahasiswa:

  1. Cenyo (Cendol Yoghurt Drink)
    Minuman segar perpaduan cendol tradisional dengan yoghurt fermentasi, menciptakan rasa unik yang kaya probiotik.
  2. Greenbite Dimsum
    Dimsum sehat berbahan dasar ikan tongkol dan ekstrak daun katuk yang kaya protein dan zat besi.
  3. Bontong (Abon Ikan Tongkol Asap)
    Abon gurih dengan aroma asap khas, cocok sebagai lauk praktis dan tahan lama.
  4. Fish Root Bites (Nugget Ikan)
    Olahan nugget ikan bergizi tinggi yang praktis dan digemari anak-anak.
  5. SANISAP (Sambal Ikan Nila Asap)
    Sambal pedas dengan cita rasa asap yang menggugah selera, menggunakan ikan nila sebagai bahan utama.
  6. PINA YO (Ice Cream Probiotik)
    Es krim lezat kaya bakteri baik dari fermentasi susu dan buah segar.
  7. Kenberry (Ice Cream Kefir)
    Kombinasi antara es krim dan kefir dengan rasa buah beri yang menyegarkan dan menyehatkan.
  8. Denilicious (Dendeng Ikan Nila)
    Dendeng olahan dari ikan nila dengan rasa manis-gurih yang pas dijadikan camilan maupun lauk.
  9. Kornet Ikan Nila
    Kornet kaya protein dari daging ikan nila, alternatif sehat pengganti kornet sapi.
  10. Nila Spicy Dumpling
    Pangsit isi ikan nila berbumbu pedas khas Nusantara, cocok untuk cemilan maupun makanan berat.
  11. Nilago (Sosis Ikan Nila)
    Sosis bergizi yang diolah dari daging ikan nila, cocok untuk anak-anak dan dewasa.
  12. Basinil (Bakso Ikan Nila)
    Bakso gurih dan lembut berbahan dasar ikan nila, pilihan sehat bebas MSG.

Kegiatan EXPO Produk Inovasi Mahasiswa ini bertujuan untuk mengasah kemampuan mahasiswa dalam menciptakan produk olahan hasil hewani yang inovatif, higienis, dan bernilai jual. Melalui mata kuliah Teknologi Pengolahan Hasil Hewani, mahasiswa diarahkan untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh di kelas ke dalam praktik nyata, mulai dari pemilihan bahan baku, formulasi produk, proses pengolahan, hingga pengemasan dan presentasi produk. Expo ini juga menjadi sarana untuk melatih jiwa kewirausahaan mahasiswa dengan memperkenalkan potensi komersial dari produk olahan lokal, khususnya hasil perikanan dan peternakan. Selain itu, kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk peka terhadap potensi sumber daya lokal dan mampu menciptakan solusi berbasis pangan yang sehat, bergizi, serta berdaya saing tinggi di pasaran.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari dosen pengampu, praktisi industri, dan pengunjung yang hadir. Produk-produk mahasiswa dinilai layak dikembangkan menjadi produk komersial karena memiliki cita rasa khas, nilai gizi tinggi, dan daya tarik kemasan yang baik.

Diharapkan melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mampu menguasai teori, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia industri pangan secara nyata.

HUMAS

PEDF

Dua Tim dari Jurusan Pertanian Polsub Raih Juara di National Competition of Academic 2025 (CIFIC)


Dua Tim dari Jurusan Pertanian Polsub Raih Juara di National Competition of Academic 2025 (CIFIC)

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang (Polsub) dalam ajang National Competition of Academic 2025 (CIFIC), sebuah kompetisi berskala nasional yang diikuti oleh siswa/siswi SMA/MA/SMK serta mahasiswa dari seluruh Indonesia. Dalam kompetisi lomba video kreatif yang menjadi salah satu cabang unggulan di ajang CIFIC tahun ini, dua tim dari Jurusan Pertanian Polsub berhasil meraih juara dan mengharumkan nama kampus.

Juara 1 diraih oleh “Cihuuy Group” dari Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan (TPTP). Dengan kreativitas, kekompakan tim, dan pesan edukatif yang kuat dalam video mereka, tim ini berhasil mencuri perhatian dewan juri dan meraih peringkat tertinggi. Juara 3 diraih oleh “Tim Genzeed” dari Program Studi Agroindustri. Tim ini tampil dengan konsep video yang inovatif dan inspiratif, menampilkan potensi agroindustri lokal dengan kemasan visual yang menarik.

Kompetisi ini menjadi ajang pembuktian bahwa mahasiswa Jurusan Pertanian Polsub tak hanya kompeten di bidang akademik dan praktikum lapangan, tetapi juga unggul dalam menyampaikan gagasan melalui media kreatif dan digital.

“Prestasi ini merupakan bukti bahwa mahasiswa pertanian mampu bersaing secara nasional, bahkan di bidang kreatif yang kini menjadi bagian penting dalam komunikasi dan promosi sektor pertanian,” ujar Ketua Jurusan Pertanian.

Selamat dan sukses untuk Cihuuy Group dan Tim Genzeed atas pencapaiannya! Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional maupun internasional.

Humas Jurusan Pertanian

PEDF

Mahasiswa D4 TPTP Buktikan Diri: Berprestasi di Ajang Duta Baca Subang 2025


Mahasiswa D4 TPTP Buktikan Diri: Berprestasi di Ajang Duta Baca Subang 2025

Program Studi D4 Teknologi Produksi Tanaman Pangan (TPTP) Politeknik Negeri Subang kembali menorehkan prestasi melalui dua mahasiswanya dalam ajang bergengsi Pemilihan Duta Baca Kabupaten Subang Tahun 2025 yang dilaksanakan pada malam final 22 Mei 2025. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa pertanian tak hanya unggul di bidang akademik dan teknologi, tetapi juga aktif dalam pengembangan literasi dan kepemimpinan sosial di masyarakat.

Adalah Gina Pebrianti, mahasiswa semester 2 PS D4 TPTP, yang berhasil meraih Juara III Putri Duta Baca Kabupaten Subang 2025. Gina dikenal sebagai sosok inspiratif yang aktif mempromosikan budaya literasi, baik di lingkungan kampus maupun komunitasnya. Dalam ajang ini, Gina tampil memukau dengan gagasannya tentang pentingnya peran literasi pertanian sebagai jembatan inovasi bagi generasi muda desa. Keberhasilannya menjadi juara membuktikan bahwa mahasiswa pertanian memiliki potensi kepemimpinan yang kuat dan berdaya saing lintas bidang.

Tak hanya itu, prestasi lainnya juga diraih oleh Muhammad Hafidzudin Rasyidillah, mahasiswa dari program studi yang sama, yang terpilih sebagai Duta Baca Sosial Media Kabupaten Subang 2025. Hafidzudin berhasil menarik perhatian dewan juri dengan konten literasi kreatif yang ia produksi melalui platform digital, khususnya yang mengangkat tema pertanian berkelanjutan dan pentingnya membaca sebagai gaya hidup anak muda. Dengan kemampuan komunikasi dan pengaruh positifnya di media sosial, ia berhasil menjadi simbol literasi digital yang inspiratif.
Prestasi yang diraih oleh Gina dan Hafidzudin ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika PS D4 TPTP untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik, literasi, maupun kepemimpinan. Program studi memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras keduanya yang telah mengharumkan nama Politeknik Negeri Subang di tingkat kabupaten.
Semoga keberhasilan ini menjadi awal dari prestasi-prestasi lainnya dan mendorong semangat literasi di kalangan mahasiswa pertanian untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat.

PEDF

Humas – Jurusan Pertanian
Politeknik Negeri Subang

Tiga Mahasiswa Prodi D3 Agroindustri Berbagi Pengalaman Berharga Selama Mengikuti Kegiatan MSIB Batch 7


Tiga Mahasiswa Prodi D3 Agroindustri Berbagi Pengalaman Berharga Selama Mengikuti Kegiatan MSIB Batch 7

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terus memberikan dampak positif bagi mahasiswa di seluruh Indonesia. Salah satu program unggulannya, Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk kemampuan di dunia kerja sebelum lulus. Tiga mahasiswa dari Prodi D3 Agroindustri berbagi pengalaman berharga selama mengikuti kegiatan MSIB tersebut. Adapun ketiga mahasiswa yang lolos program MSIB Batch 7 ini terbagi pada 3 tempat berbeda di Indonesia yang telah lolos seleksi mitra Program MBKM diantaranya yaitu, Risqina Eva Maulida dan Riandita Nuraulia melalui Yayasan Edufarmers International Foundation mendapatkan penempatan di Palu Sulawesi Tengah. Satu orang lagi Achmad Khairuddin melaksanakan MSIB di Kementerian Pertanian dengan penempatan Kabupaten Indramayu. Salah satu keuntungan mengikuti MSIB adalah konversi 20 SKS, yang memungkinkan ia tidak perlu mengikuti perkuliahan di semester 5 bagi mereka.  

Risqina Eva Maulida yang melaksanakan kegiatan MSIB di Yayasan Edufarmers International menyampaikan paling berkesannya adalah saya terlibat dalam program pelatihan petani. “Saya berkesempatan berbagi pengetahuan tentang teknik budidaya yang lebih efisien kepada para petani di desa di Kabupaten Indramay. Melihat antusiasme mereka dalam menerapkan ilmu baru dan hasil yang mereka dapatkan membuat saya merasa sangat termotivasi untuk berkontribusi lebih banyak lagi dalam memajukan pertanian” ujarnya. Risqina juga berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan teknologi pertanian yang berkelanjutan dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta konsumen.

Sementara Riandita selama mengikuti program MSIB menyampaikan “Saya merasakan pengalaman yang berharga dalam hidup saya. Setelah mengikuti program ini kesan yang saya dapatkan yaitu program ini membantu dalam memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai industri kakao, memperluas pengetahuan saya mengenai praktik pertanian berkelanjutan dan pentingnya perawatan tanaman agar mendapatkan keuntungan serta kualitas yang lebih baik. Saya juga belajar bekerja sama tim, pemecahan masalah yang terjadi di lapangan, berkomunikasi secara efektif, dan bertanggung jawab atas tugas yang diberikan. Tentunya dengan program ini dapat mengasah kemampuan saya mulai dari soft skill hingga hard skill.

Achmad Khairuddin menyampaikan selama mengikuti program MSIB di Kementerian Pertanian merupakan pengalaman yang sangat berharga.  Dalam program ini,  Udin mendapat kesempatan untuk belajar langsung dari praktisi di bidang pertanian, memahami pentingnya sebagai seorang penyuluh pertanian, serta mendalami teknik-teknik budidaya yang lebih efektif dan berkelanjutan. Program ini juga memberikan pengalaman nyata dalam melakukan pendampingan kepada petani, mengenali tantangan di lapangan, dan mengembangkan solusi berbasis teknologi dan inovasi.  Selain itu, ”Saya dapat berinteraksi dengan peserta dari berbagai latar belakang perguruan tinggi yang ada di Indonesia, memperluas jejaring profesional, dan mendapatkan wawasan baru tentang potensi pertanian yang ada di daerah tempat program magang berlangsung. Adanya aktivitas seperti kunjungan lapangan, diskusi kelompok, dan pelatihan teknis juga menambah pemahaman tentang bagaimana sektor pertanian bisa dikembangkan untuk menjawab tantangan zaman, ujarnya. AR

Raih Peringkat Terbaik 1, Dosen Jurusan Pertanian Rohayati Suci Indrianingsih, S.P., M.Agr Torehkan Prestasi Pada Latsar CPNS 2024


Raih Peringkat Terbaik 1, Dosen Jurusan Pertanian Rohayati Suci Indrianingsih, S.P., M.Agr Torehkan Prestasi Pada Latsar CPNS 2024

Salah satu Dosen Jurusan Pertanian Rohayati Suci Indrianingsih, S.P., M.Agr kembali meraih prestasi yang membanggakan yaitu peringkat terbaik 1 peserta LATSAR CPNS Golongan III Gelombang 11 Angkatan 111 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Pengumuman peserta terbaik disampaikan saat kegiatan penutupan di Gedung  Garuda PPSDM Kemendikdasmen Bojongsari, Depok, Jawa Barat pada Sabtu (21/12/2024).Ucapan selamat disampaikan langsung oleh Dewi Andayani S.E., Ak., M.AB selaku Plt. Kepala PPSDM Kemdendikdasmen.

Indikator penilaian peserta terbaik diawali sejak pembelajaran mandiri  melalui Massive Open Online Course (MOOC) yang dilanjutkan dengan pembelajaran jarak jauh baik mandiri maupun dipandu oleh mentor dan coach. Peserta kemudian diminta untuk membuat rancangan aktualisasi yang akan direalisasikan pada masa habituasi selama 1 bulan, dan terakhir, peserta akan melaporkan dan mempresentasikan hasil aktualisasi yang telah dilaksanakan dalam seminar hasil aktualisasi. Seperti diketahui, Rohayati Suci Indrianingsih mengusung judul aktualisasi “Penyusunan Pedoman Perwalian Mahasiswa Pada Program Studi Agroindustri Jurusan Pertanian di Politeknik Negeri Subang”.

Bagi Suci, kegiatan aktualisasi tersebut dapat berjalan secara efektif dan mampu dipertahankan dihadapan penguji Dr. Drs. Marjuki, M.Pd berkat arahan coach Dr. Drs. Ali Sadikin, M.M.Pd. dan masukan Ketua Jurusan Pertanian Irna Dwi Destiana, S.Pd., M.Si selaku mentor dan hasil koordinasi dan konsultasi dengan Koordinator Program Studi  D3 Agroindustri Nurul Mukminah, S.Pt., M.Si.

Berangkat dari terpilihnya Suci sebagai salah satu Dosen Wali Kelas Agroindustri Angkatan 2024. Merasa belum terlalu jelas apa yang sebetulnya harus dilakukan sebagai dosen wali dan setelah berdiskusi dengan beberapa dosen wali yang sudah ada pada angkatan sebelumnya tercetuslah ide. Rasanya akan membantu kalau ada pedoman perwalian untuk pegangan mahasiswa dan dosen wali, sehingga dosen wali tidak kehilangan arah, dan mahasiswa juga paham manfaat dari kegiatan perwalian yang dilakukan. AR

 

Fitri Audia, S.T., M.Agr.Sc Peringkat 2 Terbaik Latsar CPNS Golongan III Angkatan 1 Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi


Fitri Audia, S.T., M.Agr.Sc Peringkat 2 Terbaik Latsar CPNS Golongan III Angkatan 1 Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi

Fitri Audia, S.T., M.Agr. Sc Dosen Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang berhasil mendapatkan peringkat 2 terbaik Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Kemdibudristek yang diselenggarakan di PPSDM KEBTKE Kementerian ESDM Tahun 2024. Audia mengucap syukur Alhamdulillah sudah selesai melaksanakan tugas Latsar CPNS yang dimulai dari tanggal 2 September 2024 sampai  dengan 14 Desember 2024. “Saya mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan dan pengharapan dari Bapak/Ibu semuanya. Alhamdulillah saya mendapatkan peringkat 2 terbaik pada formasi Latsar CPNS Angkatan 1,” ungkapnya, di Subang, Senin (16/12/2024).

“Selamat dan sukses untuk Ibu Audia” ucap Ketua Jurusan Pertanian. Irna Dwi Destiana, S.Pd., M.Si. Ucapan dan apresiasi juga disampaikan Wakil Direktur I Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Politeknik Negeri Subang  Wiwik Endah Rahayu, S.TP., M.Si yang merupakan sekaligus Mentor bagi Audia. Apresiasi senada diungkapkan pula Coach Latsar Ginanjar Indramaulana, S.T., M.BA

Sementara itu, Fitri Audia, menjelaskan dirinya mengusung konsep dan paparan tentang Pelaksanaan Uji Coba Kegiatan Kemitraan Untuk Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang. Pelatihan dasar ini bertumpu pada aktualisasi nilai-nilai dasar PNS serta implementasi kedudukan dan peran PNS dalam menyelesaikan isu prioritas yang terdapat di Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Subang.

Isu prioritas diambil dari 3 (tiga) isu yang telah dianalisis menggunakan analisis SWOT, Diagram Fishbone metode APKL dan USG sehingga diperoleh isu utama yaitu belum optimalnya Kegiatan Kemitraan Untuk Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tridharma di Prodi D4 TPTP. Berdasarkan isu yang diambil,  merumuskan empat kegiatan untuk menyelesaikan isu tersebut.

Pertama Ekskursi Mata Kuliah Pengantar Ilmu Pertanian, Kedua Ekskursi Mata Kuliah Mikrobiologi Pertanian, Ketiga Eksukrsi Mata Kuliah Kewirausahaan dan yang terakhir adalah kegiatan pendaftaran program hibah penelitian berdikari melalui skema kemitraan dengan CV Sari Bumi Nusantara.

Dijelaskannya, kegiatan tersebut telah dilaksanakan mulai tanggal 28 Oktober 6 Desmeber 2024 dengan menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) serta mengimplementasikan Manajemen ASN, Pelayanan Publik, dan Whole of Government. Kegiatan aktualisasi dan habituasi memperoleh capaian sebesar 100%, karena hasil dari setiap kegiatan menunjukkan output yang diinginkan.

Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil atau disingkat Latsar CPNS atau cukup disebut Latsar adalah syarat bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). AR

 

 

Jurusan Pertanian Tampilkan 16 Stand Expo Kewirausahaan di Lapang Bintang Subang


Jurusan Pertanian Tampilkan 16 Stand Expo Kewirausahaan

di Lapang Bintang Subang

Politeknik Negeri Subang (Polsub) menggelar Expo Kewirausahaan Mahasiswa di Lapang Bintang Subang pada Sabtu (14/12/2024). Mengusung tema “Membangun Rasa Percaya Diri dan Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Muda di  Era Digital”, expo kewirausahaan ini, menjadi wadah untuk menyalurkan kreativitas dan semangat wirausahawan muda.

Wiwik Endah Rahayu, S.TP., M.Si, selaku Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, menyampaikan apresiasi atas semangat dan kreativitas para mahasiswa. Harapannya melalui kegiatan ini, para mahasiswa dapat melihat peluang usaha di masyarakat yang dapat menjadi bekal mereka usai menempuh pendidikan tinggi.

Wiwik menyampaikan bahwa Expo Kewirausahaan Mahasiswa ini, adalah bentuk kreativitas mahasiswa Polsub dalam menerjemahkan ide-ide cemerlang menjadi sebuah bentuk usaha mandiri. Expo Kewirausahaan Mahasiswa ini, sekaligus merupakan output dari mata kuliah Kewirausahaan. Kegiatan ini merupakan kali pertama diselenggarakan diluar kampus sehingga harapannya dapat rutin digelar setiap tahunnya.Adapun mata kuliah Kewirausahaan diajarkan berupa materi selama setengah semester. Sisanya, dilanjutkan dengan pendampingan usaha selama setengah semester, serta diakhiri dengan gelaran Expo Kewirausahaan Mahasiswa.

Expo Kewirausahaan kali ini selain diikuti oleh mahasiswa yang menghadirkan 18 stand yang sebelumnya sudah dikompetisikan dari 18 stand tersebut 16 stand mahasiswanya berasal dari Jurusan Pertanian, Teaching Factory (TEFA) masing-masing Jurusan, UMKM Masyarakat hingga stand Penerimaan Mahasiswa Baru. Acara Expo Kewirausahaan Mahasiswa ini, dimeriahkan dengan acara lain seperti senam pagi bersama, talkshow kewirausahaan bersama Bapak Ade Patas selaku owner UKM Serba Nanas dan juga NexGen serta mini expo produk inovasi mata kuliah lainnya seperti Teknologi Pati dan Gula, Teknologi Pengemasan dan Penyimpanan serta Teknologi Pengolahan Hasil Nabati. AR