Sinergi Inovasi: Penguatan Daya Saing Teh Bojonggambir Melalui Hybrid Heritage Technology


Sinergi Inovasi: Penguatan Daya Saing Teh Bojonggambir Melalui Hybrid Heritage Technology

Di tengah pesatnya perkembangan industri agribisnis, komoditas teh lokal di Tasikmalaya kini memasuki babak baru. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diinisiasi oleh Politeknik Negeri Subang, Kelompok Tani IT Ponik Gambirkultura mendapatkan pendampingan intensif untuk memperkuat daya saing produk melalui pendekatan Hybrid Heritage Technology.

Mengawinkan Tradisi dan Teknologi

Kegiatan yang bertajuk “Penguatan Daya Saing Produk Teh Melalui Peningkatan Kapasitas Produksi Dan Strategi Branding Berbasis Hybrid Heritage Technology Dalam Kemitraan Masyarakat” ini menjadi titik temu antara warisan budaya pengolahan teh lokal dengan efisiensi teknologi modern. Fokus utamanya adalah melakukan standarisasi kualitas produksi sekaligus membangun identitas produk (branding) yang relevan dengan kebutuhan pasar masa kini.

Kolaborasi Lintas Disiplin

Program ini melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu yang komprehensif, dipimpin oleh Fenny Aprilliani, S.TP., M.Si. dari Jurusan Pertanian, dengan anggota tim Puri Eka Dewi Fortuna, S.Tr.P., M.Sc. (Jurusan Pertanian) dan Usep Abdul Rosid, M.Kom. (Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer).

Sinergi ini diperkuat dengan keterlibatan aktif mahasiswa dari Jurusan Pertanian dan Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer (TIK). Tim ini memberikan pendampingan teknis pada aspek budidaya dan pengolahan pasca-panen, dan mendampingi kelompok tani dalam pengembangan strategi pemasaran digital dan desain kemasan produk.

Dampak bagi Kelompok Tani

Melalui pendampingan ini, Kelompok Tani IT Ponik Gambirkultura diharapkan mampu bertransformasi menjadi kelompok yang lebih mandiri. Integrasi teknologi dalam manajemen bisnis dan pemasaran diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk teh, sehingga teh asal Tasikmalaya ini tidak hanya dikenal di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar digital yang lebih luas dan kompetitif.

Langkah ini merupakan wujud nyata dedikasi Politeknik Negeri Subang dalam mendorong ekosistem pertanian yang lebih inovatif, modern, dan berdaya saing global.

HUMAS-PEDF